Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Wabah Virus Corona, KBRI Beijing Pastikan Perlindungan 93 WNI di Wuhan

- Apahabar.com Senin, 27 Januari 2020 - 12:50 WIB

Wabah Virus Corona, KBRI Beijing Pastikan Perlindungan 93 WNI di Wuhan

Tim kesehatan dari Beijing foto bersama di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA) sebelum terbang menuju Wuhan, Provinsi Hubei, Minggu (26/01) sore, untuk membantu mengatasi penyebaran virus corona. Foto-Antara

apahabar.com, BEIJING – Kedutaan Besar RI di Beijing memastikan akan terus melindungi keselamatan jiwa dan mencukupi kebutuhan 93 warga negara Indonesia yang tertahan di Wuhan, China, setelah penyebaran wabah virus corona jenis baru.

“Kami tidak akan meninggalkan mereka. Kami terus hubungi mereka. Bahkan, kalau ada hal mendesak yang perlu disampaikan, kami sediakan empat nomor hotline,” kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Senin (27/01).

Menurut dia, memang kebutuhan logistik yang ada sekarang akan habis dalam 5 atau 6 hari ke depan. “Tapi sebelum mereka kehabisan, kami akan suplai terus,” ujarnya, menambahkan.

Distribusi logistik dipesan secara daring oleh KBRI dan kemudian dikirimkan melalui kurir kepada koordinator-koordinator WNI yang ada di setiap kampus dan apartemen.

Tidak semua dari 93 WNI yang tertahan di Wuhan itu berstatus pelajar, ada satu hingga dua orang pekerja profesional yang tinggal di apartemen.

“Tanpa terkecuali, mereka juga kami suplai pangan di mana pun warga kita berada di Wuhan,” kata Dubes Djauhari.

Baca Juga: Pulang dari China, Lima Warga AS Terinfeksi Corona

KBRI juga bahkan telah mendirikan posko khusus di Changsha, Provinsi Hunan, untuk membantu suplai logistik bagi 93 WNI di Wuhan.

Selain itu, upaya perlindungan juga dilakukan KBRI Beijing melalui komunikasi intensif dengan pemerintah China, Pemerintah Provinsi Hubei, dan Pemerintah Kota Wuhan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan KJRI (Konsulat Jenderal RI) yang ada di Guangzhou dan Shanghai,” ujarnya.

Wuhan sebagai episentrum virus baru yang dinamai 2019-nCoV ditutup semua aksesnya sehingga semua orang yang berada di wilayah Ibu Kota Provinsi Hubei itu tidak bisa keluar sejak Kamis (23/1/2020) pukul 10.00 waktu setempat (09.00 WIB). Demikian pula dengan kota-kota di Provinsi Hubei.

Jumlah WNI yang berada di Wuhan sekitar 200-an. Sebanyak 93 orang tinggal di kota itu saat penutupan berlangsung karena yang lain sudah pulang ke Tanah Air untuk mengisi liburan semester musim dingin yang bersamaan dengan musim libur Tahun Baru Imlek.

KBRI menyediakan empat nomor hotline terkait wabah virus yang telah membunuh puluhan orang tersebut, yakni +861065325489, +8613811284505, +8613146453974, dan +8613552235327.(Ant)

Baca Juga: Seorang Wisatawan Hongkong di Raja Ampat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

RO Masih Tinggi, Makassar Belum Berlakukan ‘New Normal’
apahabar.com

Nasional

Aa Gym Bicara Aksi Anti-Omnibus Law Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Usung Ibu Kota Negara Maritim, Kalsel Usulkan Tanah Bumbu
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Kemungkinan Masjid Istiqlal Dibuka Kembali Juli 2020

Nasional

Gubernur Kalbar Waswas Pontianak Zona Merah Covid-19
apahabar.com

Nasional

PHM Operasikan Rig Ke-4 Pengeboran Lepas Pantai
apahabar.com

Nasional

Besok, Jokowi Resmikan Jalan Tol Manado-Bitung
apahabar.com

Nasional

Sudah Lama Buron, Akhirnya Densus 88 Tangkap Pemimpin JI di Bekasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com