apahabar.com
Tim dari Dinas Sosial Banjar saat mengontrol kondisi rumah warga di Desa Malintang Baru, Gambut setelah dibedah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Maseri (70) dan ibunya yang sudah tua, tinggal di rumah tak layak huni dengan keadaan reyot, kini merasa tenang. Setelah rumahnya dibedah.

Program bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu) ini diselenggarakan Kementerian Sosial RI.

Program tersebut turut dirasakan warga Desa Malintang Baru, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Saat dikunjungi oleh tim dari Dinas Sosial Kabupaten Banjar, belum lama tadi, keduanya sangat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membangunkan rumah baru bagi mereka.

“Alhamdulillah, terima kasih telah memperbaiki rumah kami,” ujar Maseri.

Warga lainnya Ismail, yang kini juga menempati rumah baru merasa nyaman menempati rumah hasil kegiatan bedah rumah.

“Alhamdulillah sekarang saya sudah bisa ikut melaksanakan kegiatan yasinan di rumah saya,” ucapnya.

Kasi Pemberdayaan Perlindungan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Banjar, Hj Martasiah mengatakan, saat istimewa.knya telah merampungkan kegiatan Rutilahu dan tinggal menyelesaikan tahapan pelaporan.

“Kita melakukan kontrol fisik bangunan sekaligus menyempurnakan beberapa dokumen termasuk dokumentasi berupa foto-foto,” jelasnya.

Baca Juga: Dor, Pelaku Pembobol Rumah di Banjarmasin Dihadiahi Timah Panas

Baca Juga: Pengedar Narkoba di Banjarmasin Ditangkap Saat Santai di Rumah

Baca Juga: Di Banjarmasin, DPRD Bangkalan Belajar Tangani Sampah Plastik

Baca Juga: Rekonstruksi Pola Pikir Pelajar Menengah, KM2HST Gelar Seminar

Reporter: AHC22
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin