Juni, PPDB Online SMPN di Banjarbaru Dibuka Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi?

Warga RT 15 Desa Baroqah Tanbu Gotong Royong Hindari Ancaman DBD

- Apahabar.com     Minggu, 26 Januari 2020 - 11:11 WITA

Warga RT 15 Desa Baroqah Tanbu Gotong Royong Hindari Ancaman DBD

Warga RT 15 Desa Baroqah bergotong royong bersihkan lingkungan untuk hindari ancaman DBD. Foto-apahabar.com/Syahriadi

apahabar.com, BATULICIN – Di musim penghujan ini, ancaman penyakit demam berdarah atau DBD terus mengancam.

Tak ingin terserang, warga RT 15 Desa Baroqah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bergotong royong mengantipasi sebaran virus dari nyamuk aedes aegypti itu.

Upaya antisipasi itu mereka lakukan dengan tidak membiarkan lingkungan kotor yang jadi sarang sumber penyakit DBD itu.

“Kita bersama-sama warga gotong-royong membersihkan selokan, sampah dan lainnya yang dianggap sebagai tempat bersarangnya nyamuk,” ujar Ketua RT.15, M. Zakaria, kepada apahabar.com, Minggu (26/1).

Menurut Zakaria kegiatan seperti ini lebih efektif dan mudah dilaksanakan. Karena di samping dapat mempererat tali silaturrahmi, lingkungan bersih juga didapatkan tidak berat.

“Tinggal adakan pemberitahuan gotong royong, warga kami di sini langsung turun untuk bersih-bersih,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain gotong royong warga, sosialisasi juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melalui Staf Surveilands, Misranudin.

Dia mensosialisasikan secara serius upaya antisipasi dan pencegahan terhadap wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

“Kita lakukan sosialisasi kepada warga tentang bagaimana antisipasi dan pencegahan terjangkitnya wabah DBD yang disebabkan oleh berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti,” terang Misranudin.

Lebih lanjut Misranudin mengatakan pihaknya memberikan sosialisasi untuk dilakukan oleh masyarakat dengan cara 4 M Plus, yakni menguras, menutup tempat penampungan air, mengubur sampah plastik dan barang bekas dan memantau perkembangan dan pertumbuhan jentik nyamuk.

Salah satu warga setempat, Rudi sangat mengapresiasi atas ajakan serta tindakan nyata yang dilakukan pemerintah desa (RT) bersama warga yang bergotong royong melakukan bersih-bersih lingkungan.

“Kita sangat dukung ini, di samping untuk kebersihan lingkungan juga sebagai keakraban sesama warga. Atas nama warga kami berharap ini akan rutin dilakukan,” tuturnya.

Baca Juga: CSR Adaro Energy Tingkatkan Kualitas Guru PAUD Lewat Program PHBK

Baca Juga: Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan

Reporter: Syahriadi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pasar Bauntung Baru

Kalsel

Kunjungi Pasar Bauntung Baru, DPRD Banjarbaru Minta Dibenahi
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Siapkan 10 Ribu Ekor Sapi Kurban, Bisa Dipesan Online
apahabar.com

Kalsel

Tiga Penumpang Gelap Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Diamankan, Begini Motifnya
Jemaah Salat Jumat

Kalsel

Jemaah Salat Jumat di Masjid Muara Uya Tabalong Dicek Suhu Tubuh
apahabar.com

Kalsel

Geger! Tas Hitam Diduga Berisi Bom Ada di Tiang ‘Lampu Merah’
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Imbau Pelanggan Setop Konsumsi Air PDAM, Kenapa?
apahabar.com

Kalsel

Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2019, Syaripuddin Soroti Kompetensi Guru Kalsel

Kalsel

Masyarakat Kalsel Diimbau Tak Agunkan Sertifikat Tanah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com