Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya

Workshop Pendidkan Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus di HST

- Apahabar.com Senin, 13 Januari 2020 - 20:56 WIB

Workshop Pendidkan Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus di HST

169 peserta menghadiri workshop implementasi Pendidikan Inklusi guna memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak berkebutuhan khususdi Pendopo Bupati HST, Senin (13/1). Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Forum Komunikasi Pendidikan Inklusi (FKPI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar workshop implementasi Pendidikan Inklusi guna memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam bersekolah, Senin (13/1) .

Sekolah Inklusi adalah program dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) untuk menggabungkan anak normal dengan anak yang berkebutuhan khusus di sekolah umum.

Ketua pelaksana, Muhammad Hasan, menyampaikan kegiatan tersebut diikuti oleh para pengawas, kepala sekolah dan guru pendamping dari tingkat SD hingga SMA sederajat s-HST sekitar 169 orang termasuk ABK yang melakukan persembahan acara sebelum pembukaan.

“Narasumbernya adalah dari Dinas Pendidikan HST dengan penyampaian materi tentang kebijakan pejabat terkait sekolah inklusi,” kata Hasan.

Selanjutnya yaitu materi tentang asesmin akademik ABK oleh Dr Imam Yuwono dan materi Kurikulum sekolah inklusi oleh Dr H. Amka.

Bupati HST yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Administrasi dan Umum, H Riduan menyampaikan sekolah inklusi diharapkan dapat mengakomodasikan pendidikan bagi semua, terutama bagi anak -anak yang memiliki kebutuhan pendidikan khusus untuk memenuhi haknya dalam memperoleh pendidikan layaknya seperti anak-anak lain.

“Perlu kita ketahui, pada saat ini juga terdapat kebijakan dan program dari kemendiknas berupa pengembangan sekolah Inklusi yakni, menggabungkan anak normal dengan anak yang berkebutuhan khusus di sekolah umum,” kata dia.

Menurutnya, dengan terselenggaranya sistem pendidikan Inklusi di setiap tingkatan pendidikan, mudah-mudahan dapat mendorong terwujudnya partisipasi penuh difabel dalam kehidupan masyarakat.

“Kami berharap kepada bapak ibu sekalian agar dapat mengikuti worshop ini dengan serius dan perhatian, agar apa-apa yang menjadi program atau kebijakan terkait pendidikan Inklusi ini dapat ditetapkan di sekolah masing- masing,” tuntas Riduan.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

ASN Ikut Sosialisasi PP 12, Chairansyah: Semoga Berdampak Positif

Pemkab Hulu Sungai Tengah

ASN Ikut Sosialisasi PP 12, Chairansyah: Semoga Berdampak Positif    
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab HST Gelar Bimtek RBA BLUD RS H Damanhuri
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Bupati Chairansyah Minta Peserta FKP Fokus RKPD 2021
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Purna Tugas, Zainuddin Titip ‘Suling’ ke Bupati
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

3 Instansi Penyelenggara Hari Anak Nasional di HST Diganjar Penghargaan
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Gerbong Pejabat Bergeser, Chairansyah Harapkan Kontribusi Bagi HST
Apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Kembali Pertahankan Opini WTP, Wabup HST: Jadikan Motivasi
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Bupati HST Berharap Fungsi Legislatif Berjalan Baik Setelah Semua Kursi Terpenuhi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com