Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

10 Kriteria Kesesatan Diungkap di Persidangan, Jemaah Bantah Nasruddin Ngaku Nabi

- Apahabar.com Rabu, 26 Februari 2020 - 16:37 WIB

10 Kriteria Kesesatan Diungkap di Persidangan, Jemaah Bantah Nasruddin Ngaku Nabi

Ket Foto: Terdakwa Nasruddin keluar dari ruang tahanan PN Barabai Kelas II menuju ruang sidang Kartika, Rabu, (26/2). Foto-apahabar.com-HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Nasruddin telah menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri (PN) Barabai Kelas II. Agendanya pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di ruang sidang Kartika, Rabu (26/2).

Dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) atau Website PN Barabai, dijadwalkan Nasruddin akan disidang pukul 09.00 Wita. Namun sekira pukul 10.30 Wita, Nasruddin baru datang menggunakan mobil tahanan Kejari HST.

Nampak hadir keluarga terdakwa yakni, istri, anak dan salah satu pengikutnya. Mereka mengikuti jalannya proses persidangan meski baru menerima undangan pagi tadi.

Tak ada yang berbeda dengan penampilan Nasruddin. Memakai peci, kacamata dan mengenakan koko yang dibalut rompi tahanan nomor 06.

Dia pun bisa menjawab semua pertanyaan dari hakim ketua saat sidang, walau sedikit terbata-bata.

Dalam persidangan itu, Nasruddin didampingi 4 penasihat hukum yang ditunjuknya langsung yakni, Gusti Mulyadi, Arif Rahman Hakim, Hondri dan Achmad Gazali Noor. Keempatnya sudah mendampingi Nasruddin sejak penyidikan di Polres HST.

Sidang kasus penyimpangan agama yang didakwakan kepada Nasruddin itu baru dimulai pukul 11.00 Wita. Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Eka Ratna Widiastuti didampingi dua Hakim Anggota, Ariansyah, dan Novita.

Ada 3 JPU yang membacakan dakwaan terhadap Nasruddin, yakni Prihanida Dwi Saputra, Bayu Teguh Setiawan dan Adi Suparna.

Nasruddin didakwa telah menyimpang dari ajaran Islam dan telah mengajarkannya. Sesuai dengan itu, ia dijerat dengan Pasal 156 a KUHP tentang Penistaan Agama dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Ada 10 kriteria kesesatan yang dijabarkan JPU saat pembacaan dakwaan yakni, mengingkari Rukun Iman yang ke 6, meyakini atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunah, meyakini turunnya wahyu setelah Alquran, mengingkari kebenaran isi Alquran, melakukan penafsiran Alquran tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir dan sepihak, mengingkari kedudukan nabi sebagai sumber ajaran Islam, menghina dan melecehkan para nabi dan rasul, mengingkari nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir, mengubah, menambah dan/atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang ditetapkan syariat, mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil sahih.

“Ajaran keyakinan terdakwa tersebut menyimpang dan bertentangan dari ajaran-ajaran pokok dalam agama Islam sebagaimana kriteria bentuk kesesatan ajaran Islam yang telah ditetapkan MUI itu,” kata JPU, Prihanida.

Usai pembacaan dakwaan Hakim Ketua Eka mempersilakan kuasa hukum maupun terdakwa mengajukan eksepsi atau keberataan.

Baik terdakwa maupun penasihat hukum tak menepis dakwaan yang dibacakan JPU. Sebab penasihat sebelumnya telah berbicara dengan terdakwa yang telah menerima surat dakwaan sebelum sidang.

“Melalui kami, Nasruddin menerima saja dakwaan itu,” kata A Gazali.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Identitas Pria Bertato Gagal Ganteng Akhirnya Terungkap
apahabar.com

Hukum

Sempat Buang Barbuk, Kurir Sabu di Tanbu Digelandang Polisi
apahabar.com

Hukum

Nekat, Pembawa Kabur Sigra di Kotabaru Sudah 2 Kali Beraksi
Miras

Hukum

Cekcok Teman Tusuk Teman hingga Tewas, Gegara Uang Miras
apahabar.com

Hukum

Keluarga Ingin Nunung Direhabilitasi
apahabar.com

Hukum

Tak Puas Penghina Guru Sekumpul Divonis 8 Tahun, Jaksa: Kami Pikir-pikir
apahabar.com

Hukum

Habib Bahar Smith Diadili Hari Ini
apahabar.com

Hukum

Kejam, Seorang Sopir Pribadi Disiksa hingga Dicabut Kukunya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com