Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

10 Tahanan Keluar dari Rutan Barabai, Begini Penjelasan Karutan

- Apahabar.com Sabtu, 1 Februari 2020 - 13:06 WIB

10 Tahanan Keluar dari Rutan Barabai, Begini Penjelasan Karutan

Para WBP didamping petugas keamanan (Sipir) membongkar parit atau got di depan Rutan Kelas II Barabai, Sabtu (1/2). Foto-Sugi for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Sebanyak 10 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau tahanan keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Barabai. Mereka terpantau keluar dari pukul 08.00 hingga 10.00, Sabtu (1/2).

Para WBP tadi keluar memakai pakaian olahraga. Mereka bukannya kabur atau dilepas, melainkan membersihkan lingkungan sekitar Rutan di Jalan Sibli Imansyah Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST).

Di dampingi petugas keamanan dan sipir, mereka mulai membersihkan parit atau got di depan bangunan Rutan.

“10 WBP itu masuk program asimilasi (berbaur-red),” kata Kepala Rutan Kelas II B Barabai, Syech Walid.

Ke 10 WBP itu, lanjut Walid, sudah memenuhi syarat dan prosedur untuk mengikuti program asimilasi.

Untuk bisa dimasukkan dalam program itu, pihak Rutan sudah melakukan Sidang Tim Pengamat Pemasyatakatan (TPP).

Baca Juga: Dipandang Sebelah Mata, Rutan Barabai Segera Berbenah

“Sebelumnya mereka kita sidang, kita panggil keluarganya. Karena memenuhi syarat yang berlaku, maka kita lakukan program ini,” ungkap Walid.

Dijelaskan Walid, program itu juga demi mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman. Hal itu rupanya sudah direncanakan Walid sejak jauh hari.

“Kegiatan ini akan rutin kami laksanakan. Karena gotong royong adalah nilai yang harus ditanamkan kepada semua orang dalam mengerjakan pekerjaan terutama kepada warga binaan yang akan kembali ke tengah masyarakat,” terang Walid.

Syech Walid mengharapkan dengan adanya lingkungan yang bersih dan nyaman diharapkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pun meningkat.

“Mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi kita mulai dari hal kecil terlebih dahulu diantaranya dengan memperhatikan kebersihan, saat kita sudah bisa bertanggung jawab dengan hal kecil maka kita akan bisa memegang tanggung jawab yang besar,” tutup Walid.

Baca Juga: Pengunjung Rutan KPK Penuh, Keluarga Tak Bisa Temui Soetikno Soedarjo

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diperkirakan Terus Hujan di Oktober dan November, BPB Kesbangpol HSS Pantau Peningkatan Debit Air
apahabar.com

Kalsel

Minim Pendapatan, Dishub Tapin Ambil Alih Pengelolaan Parkir di RSUD Datu Sanggul
apahabar.com

Kalsel

Pimpin KKSS Tanbu, Cuncung Ingatkan Jaga Persatuan
apahabar.com

Kalsel

Kreativitas di Tengah Wabah, Pemprov Kalsel Olah Disinfektan dari Cangkang Sawit
apahabar.com

Kalsel

Polisi Terus Kejar Perampok Alfa Mart di Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

Sampah Pasca-Haul Diprediksi Sampai 700 Ton
apahabar.com

Kalsel

Kejar Kebakaran, Mobil BPK Tabrak Avanza dan Pengendara Motor di Belitung Darat
apahabar.com

Kalsel

Anggota Dewan yang Tak Terpilih Ternyata Masih Dapat ‘Gaji’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com