Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

2020, Kalsel Targetkan Realisasi Investasi Belasan Triliun

- Apahabar.com Senin, 17 Februari 2020 - 17:28 WIB

2020, Kalsel Targetkan Realisasi Investasi Belasan Triliun

Sejauh ini, sektor investasi yang masih potensial untuk didorong Pemerintah Provinsi Kalsel, salah satunya adalah pertambangan batu bara. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan realisasi investasi di tahun 2020 mencapai Rp12 triliun.

Target ini meningkat dibandingkan 2019 kemarin yang hanya sebesar Rp10,5 triliun.

“Kalau tahun kemarin kan Rp10,5 triliun, kita dapat Rp15,6 triliun. Jadi secara umum bisa dikatakan investasi di zaman Gubernur Sahbirin Noor ini bagus,” ucap Kabid Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP, Denny P Sinaga kepada apahabar.com, Senin (17/2) siang.

Adapun target realisasi investasi sebesar Rp12 triliun ini diperoleh dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

“Pokoknya dari kedua penanam modal tersebut. Kalau tahun kemarin PMDN sebesar Rp10 triliun dan PMA Rp5 triliunan,” cetusnya.

Sejauh ini, sektor investasi yang masih potensial untuk didorong yaitu pertambangan, perkebunan, dan industri olahan.

“Saat ini geliat ekonomi juga ada di sektor perkayuan karena industri kayu hidup kembali. Di antaranya seperti PT Basirih dan Tanjung Raya,” jelasnya.

Bahkan, terdapat beberapa perusahaan kayu di Kalsel yang mendapatkan kontrak investor dari Jepang, Korea, dan India.

“Sehingga mereka menambah investasi dan mampu merekrut pegawai,” katanya.

Menurutnya, ada lima kabupaten atau kota yang menjadi penyumbang terbesar di sektor investasi.

Di antaranya seperti Banjarmasin, Tanah Bumbu, Tabalong, Kotabaru, dan Banjar. “Tak ketinggalan juga Kabupaten Tanah Laut,” cetusnya.

Sekadar diketahui, Pemprov Kalsel mulai menggeser ketergantungan dari industri pertambangan ke sejumlah sektor lain.

Terdapat lima sektor utama yang menjadi perhatian Pemprov Kalsel.

Seperti halnya pertanian, industri olahan terutama nonmigas, perdagangan, konstruksi, transportasi dan pergudangan.

Pemprov Kalsel pun memberikan kemudahan dan percepatan penyelesaian perizinan untuk menarik investor menanamkan investasi di Banua.

“Kalsel mempersiapkan dan memfasilitasi kawasan ekonomi (KE) khusus Mekar Putih dan kawasan industri (KI) Batulicin serta Jorong yang menjadi proyek strategis nasional berdasarkan Perpres No 3 Tahun 2016,” pungkasnya.

Baca Juga: Wabah Corona Dijamin Tak Ganggu Investasi di Kalsel

Baca Juga: Dibangun Tahun Ini, Investasi Jalan Tol Samarinda-Bontang Rp 11 T

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tarif Penerbangan Turun Sejak 11 Januari
apahabar.com

Ekbis

Musim Dingin Kerek Harga Acuan Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Bersamaan Stimulus AS Belum Cair, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah Tipis
apahabar.com

Ekbis

Respons PSBB Total, Bank Mandiri Sesuaikan Operasional Cabang di Jakarta
apahabar.com

Ekbis

Diterjang Corona, Denyut PAD Kalsel Melemah

Ekbis

Arebi Nilai Vaksin Covid-19 Berpeluang Naikan Harga Properti
apahabar.com

Ekbis

Imbas Corona, Puluhan Karyawan Hotel Berbintang di Banjarmasin Diistirahatkan
apahabar.com

Ekbis

Alasan Mengapa Honda Beat Generasi Lima lebih Ringan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com