ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

3 Ciri-Ciri Orang yang Menyesal Menurut Imam Ghazali

- Apahabar.com Kamis, 27 Februari 2020 - 06:45 WIB

3 Ciri-Ciri Orang yang Menyesal Menurut Imam Ghazali

Ilustrasi penyesalan. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Dalam terminologi agama, upaya untuk membersihkan diri dari dosa-dosa, dinamakan taubat. Pada intinya taubat mengandung makna meninggalkan dosa-dosa, baik kecil (al-Shaghair) apalagi besar (al-kabair) disertai penyesalan yang mendalam.

Secara sufistik, taubat dipandang sebagai pangkal tolak (tangga pertama) dalam perjalanan menuju Allah SWT (al-tawbah ashl kulli maqam). Tanpa taubat, manusia tidak bisa mendapatkan akses menuju ke jalan atau orbit Tuhan.

Menurut Ghazali seperti dilansir apahabar.com dari Khazanah.republika.co.id, taubat melibatkan tiga aspek sekaligus, yaitu aspek pengetahuan manusia (kognisi), aspek sikap mental (afeksi), dan aspek perbuatan (behavioral).

Aspek pengetahuan dalam arti kesadaran manusia tentang bahaya dan akibat-akibat buruk dari perbuatan dosa, akan memengaruhi sikap, dan selanjutnya memengaruhi prilaku dan perbuatannya.

Bagi Ghazali, taubat yang baik adalah taubat yang memenuhi tiga kriteria. Pertama, meninggalkan dosa-dosa (al-iqla’ an al-dzunub). Kedua, berjanji tidak mengulangi (al-azm an la ya’uda).

Ketiga, menyesali diri atas dosa-dosa yang diperbuat dan atas hilangnya kesempatan dan peluang baik secara sia-sia (al-nadam`ala ma fata).

Kriteria yang ketiga di atas, yaitu penyesalan, dipandang Ghazali sebagai kunci sukses taubat. Hal ini, karena tanpa penyesalan yang mendalam, sukar dibayangkan seseorang akan benar-benar bertaubat.

Itu sebabnya, Nabi SAW memandang bahwa penyesalan itu identik dengan taubat itu sendiri, sebagaimana sabda beliau, ”al-Nadamu taubatun, penyesalan adalah taubat itu sendiri.”

Orang yang benar-benar menyesal, menurut Ghazali, ditandai tiga hal. Pertama, hatinya lentur dan sensitif serta tidak membeku dan membatu seperti batu cadas (riqqat al-qalb). Kedua, air matanya mudah meleleh tanpa sadar (ghazarat al-dumu’).

Ketiga, ia kapok dan benci pada dosa-dosa yang dahulu pernah dinikmatinya. Orang yang bertaubat dengan tingkat penyesalan seperti di atas layak mendapat pengampunan dari Allah SWT.

Inilah sesungguhnya makna firman Allah: ”Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (QS Ali Imran [3]: 135-136).(Rep)

Baca Juga: Hendak Jebak Rasulullah, Bagaimana Nasib Abu Jahal?

Baca Juga: 4 Tipe Orang Tua Menurut Kisah Alquran, Anda Termasuk Mana?

Baca Juga: Salat di Atas Perahu, Bagaimana Menghadap Kiblatnya?

Baca Juga: Jangan Terlalu Benci dan Teramat Cinta, Ini Pesan Rasulullah

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Jangan Bosan Berdoa, Ini Sunnah Para Nabi
apahabar.com

Hikmah

Ibnu Qayyim Ungkap Kata Terakhir Pria yang Sibuk Dagang
apahabar.com

Hikmah

Sunnah Rasulullah Melayani Tamu dan Larangan Memilah
apahabar.com

Hikmah

Ini 3 Peristiwa Besar Islam di Bulan Rabiul Awal
apahabar.com

Hikmah

Tak Hanya Peduli, Umar bin Abdul Aziz Juga Sosok Tegas
apahabar.com

Hikmah

Doa Iri Hati yang Diperbolehkan, kepada Siapa Saja?
apahabar.com

Hikmah

Kisah Lockdown di Masa Umar bin Khattab
apahabar.com

Hikmah

Bermuhasabah di Tahun Baru Hijriyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com