Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

5.757 Rumah Terendam, Amuntai HSU Darurat Banjir!

- Apahabar.com Selasa, 11 Februari 2020 - 14:41 WIB

5.757 Rumah Terendam, Amuntai HSU Darurat Banjir!

Mapolres HSU harus mengevakuasi 44 tahanan mereka karena banjir yang menerjang tak kunjung surut sejak akhir pekan lalu. Foto diambil pada Senin, 10 Februari 2020. Foto: Iptu Kamaruddin for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Banjir di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah merendam 5.757 rumah. Sesuai prediksi, tinggi air pada hari ini, Selasa (11/2), bakal naik lagi.

“Kondisi ini diperkirakan akan bertambah lagi seiring dengan sebaran air di beberapa desa lainnya,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin kepada apahabar.com.

Mengapa demikian? Ujud, sapaannya bilang, banjir hari ini sebagai dampak kiriman air dari Kabupaten Tabalong dan Balangan.

“Curah hujan juga masih tinggi, warga harap waspada luapan air sungai,” ungkapnya.

Dampak banjir hari ini, hampir semua sekolah pada kecamatan terdampak diliburkan.

Selain itu, banjir juga berdampak pada pelayanan kesehatan di puskesmas atau pustu dan puskesdes setempat. Fasilitas desa pun tak luput dari terjangan banjir.

“Sebagian besar masjid, surau, langgar juga terendam air,” lanjutnya.

Lebih jauh, kantor desa dan balai desa setempat ikut terendam air. Lalu jalan negara lebih kurang 23 kilometer juga terendam, namun masih bisa dilewati oleh roda dua dan empat.

Tak cuma itu, terdapat dua desa yang terisolir di kecamatan Banjang, Desa Murung Padang, dan Desa Danau Teratai. Jajaran musyawarah pimpinan daerah kemarin, menggunakan jukung untuk menyalurkan bantuan ke daerah itu.

Di Kecamatan Amuntai Utara, ada tiga desa terilosir, yakni Desa Himping, Guntung, dan Pandawan. Dan listrik sebagian telah di putus di desa yang terisolir.

“Untuk kerusakan rumah atau fasilitas pendidikan dan rumah ibadah belum di kalkulasi lagi,” ucap pria yang akrab disapa Ujud ini.

Selain itu, menurut pantauan tim BPBD, lahan pertanian ikut terendam. Namun tidak merugikan karena pasca-panen.

Untuk bantuan sendiri dalam bentuk bantuan logistik, berasal dari Dinas Sosial HSU, BPBD HSU, Dinas Ketahanan Pangan HSU, DPRD HSU, BRI HSU, PT Adaro, BPBD Balikpapan.

“Kondisi terkini, air masih tinggi, dan memungkinkan air akan naik. Namun kondisi masyarakat kondusif, terkendali dan tidak panik,” jelasnya.

Praktis, dengan kondisi demikian BPBD meningkatkan status HSU menjadi Tanggap Darurat. Terhitung mulai hari ini, Selasa (11/2) hingga (25/2) Februari 2020 mendatang.

Adapun telah didirikan Posko Gabungan dengan personel yang bertugas, yaitu BPBD HSU 20 orang, TNI/ Polri 14 orang, Dinas kesehatan 6 orang, Tagana 10 orang, PMI 3 orang, RAPI 3 orang, BPBD Provinsi Kalsel 4 orang. Mereka aktif melakukan patroli imbauan. (*)

Lokasi dan dampak banjir terjadi di 8 kecamatan dengan merendam total 5.757 rumah, dengan rincian sebagai berikut:

– Kecamatan Banjang, merendam 1.170 rumah, 1.415 KK, 3.810 jiwa. Ketinggian air 50 cm hingga 150 cm
– Kecamatan Amuntai Selatan, merendam 916 rumah, 916 KK, 2.805 jiwa
Ketinggian air 20 cm hingga 30 cm
– Kecamatan Amuntai Utara, merendam 2.236 rumah. Ketinggian air 20 cm hingga 100 cm
– Kecamatan Sungai Pandaan, merendam 115 rumah. Ketinggian air 20 cm hingga 40 cm.
– Kecamatan Amuntai Tengah, merendam 367 rumah. Ketinggian air 20 cm hingga 80 cm
– Kecamatan Haur Gading, merendam 743 rumah. Ketinggian 20 cm hingga 50 cm
– Kecamatan Sungai Tabukan. Desa Sungai Tabukan 5 buah rumah. Ketinggian air 20 cm hingga 30 cm.
-Kecamatan Babirik, Desa Babirik Hulu 5 buah rumah. Ketinggian air 20 cm hingga 25 cm.

Baca Juga: HSU Terendam, Kapolres Bajukung Dadakan Salurkan Bantuan

Baca Juga: BPBD Kalsel Ungkap Biang Kerok Banjir di Amuntai HSU

Baca Juga: 167 Rumah di Wilayah Langganan Banjir Martapura Masih Terendam

Baca Juga: Markas Polisi di Amuntai Kebanjiran, 44 Tahanan Diungsikan

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Korban Tsunami Selat Sunda Butuh Biskuit

Ekbis

Eksportir Timteng dan Asia Beli Ikan Patin Indonesia Rp145 M

Nasional

Nyalon Jadi Ketum HIPMI, Mardani Maming: Pemda Harus Beri Kesempatan Pengusaha Muda
apahabar.com

Nasional

Hong Kong Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Termasuk Kalsel, Kementerian PAN-RB Tetapkan 8 Provinsi Sebagai Percontohan Hub-JIPP
apahabar.com

Nasional

OSO Kandidat Kuat Ketum Hanura
apahabar.com

Nasional

Kisah Perjuangan Kartini Untuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Sepeninggal Ibu Ani, Warga Cikeas Kenang Kedermawanannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com