Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Ada Makhluk Pengisap Darah di Balik Pesona Air Terjun Lembah Kahung Aranio

- Apahabar.com Rabu, 12 Februari 2020 - 21:49 WIB

Ada Makhluk Pengisap Darah di Balik Pesona Air Terjun Lembah Kahung Aranio

Air terjun lembah Kahung. Foto-Eka Khairudin for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Ekstrimnya perjalanan menuju Air Terjun lembah Kahung, Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, cukup terdengar familiar bagi para penjelajah hutan rimba.

Terutama penjelajah dari Kalsel, pesona keindahan Air Terjun Lembah Kahung tentu tak lepas dari hewan melata pengisap darah (pacet). Kebanyakan penjelajah yang datang senantiasa menjumpai hewan yang satu ini.

Seperti cerita Eka Khairudin, pria yang hobi naik gunung ini bercerita pengalaman seru sekalgus mengesankan saat melakukan perjalanan ke Air Terjun Kahung.

“Kala hujan turun, hewan melata yang tergabung dalam Filum Annelida ini akan lebih banyak bermunculan. Baik dari daun kering yang jatuh di sepanjang jalur treking ataupun dedaunan pada tumbuhan semak yang masih hijau,” kata Eka membuka ceritanya.

Dia menuturkan, bentuk pacet sendiri memang mirip dengan lintah, meski keduanya sama mengisap darah dan masih tergolong keluarga cacing tanah, namun kedua hewan ini memiliki habitat yang berbeda.

Pacet sendiri hidup dan berkembang biak di hutan yang lembab, sementara lintah endemik di air dan rawa.

Seperti cacing tanah, lintah dan pacet memiliki klitelum, yaitu bagian yang menebal di tubuhnya berfungsi sebagai sistem reproduksi. Hewan hemaprodit ini merupakan hewan berkelamin ganda.

Setiap penjelajah yang menuju air terjun Kahung tentu akan menjumpai hewan ini, ada beberapa titik di mana pacet ini berada. Namun tak perlu khawatir ataupun takut berlebihan terhadap keberadaan hewan ini.

apahabar.com

Pacet di Air Terjun Lembah Kahung. Foto-Eka Khairudin for apahabar.com

“Ada beberapa tips untuk mengatasi bahkan mencegah hewan ini menempel di bagian tubuh setidaknya mengurangi jumlah hewan yang sudah mengincar kita,” katanya.

Seperti misalnya dengan menggunakan lotion anti nyamuk, bahkan penduduk setempat terkadang menggunakan air rendaman tembakau yang di campur garam untuk menghalau makhluk yang satu ini.

Terlepas hal itu, Air Terjun Kahung merupakan objek wisata alam yang menjanjikan keindahan luar biasa. Keindahan air terjun yang tersimpan dalam hutan tropis Kalsel ini akan membayar rasa lelah penjelajah setelah berjalan berjam-jam lamanya.

Air terjun Kahung merupakan objek wisata Kalsel, berada di pedalaman Kabupaten Banjar. Selain keindahan air terjunnya, tempat yang berada di lembah hutan tropis ini menjanjikan perjalanan yang sangat menantang.
Meski terletak jauh di pedalaman, lokasi wisata alam yang satu ini cukup digemari. Bagi para pencinta alam, tempat yang satu ini merupakan salah satu destinasi yang tak ingin terlewatkan.

Baca Juga: Jaga Imun Tubuh dengan Konsumsi Jahe Merah

Baca Juga: Pakai Kardus, Pemuda Vietnam Motor Bebek Layaknya Moge

Baca Juga: Ini Awal Mula Virus Corona Ditemukan

Baca Juga: Perusahaan Bir Corona Sikapi Santai Dikaitkan dengan Virus

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

BIEM Bolang Baling Kagumi Alam Kalimantan nan Eksotis
apahabar.com

Gaya

Cara Aman Beli Motor Bekas
apahabar.com

Gaya

Jumlah Penderita Obesitas di Indonesia Meroket
apahabar.com

Gaya

Ragam Kuliner Nusantara Ala Accor Culinary Journey Kalimantan
apahabar.com

Gaya

iPhone Didiskon di China Demi Dorong Penjualan
apahabar.com

Gaya

Makan Kimchi Diklaim Turunkan Risiko Tertular Covid-19, Benarkah?
apahabar.com

Gaya

Menahan Pipis saat Terjebak Macet Mudik Berbahaya
apahabar.com

Gaya

Ratu Elizabeth II Selalu Bawa Tas, Apa Isinya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com