Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi Rutan Marabahan Terpapar Covid-19, Satu WBP dan Petugas Positif




Home Hikmah

Kamis, 20 Februari 2020 - 05:30 WIB

Amalan-Amalan Bermuatan Sedekah Menurut Rasulullah SAW

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi berdoa dan bertasbih. Foto: tribunwow

Ilustrasi berdoa dan bertasbih. Foto: tribunwow

apahabar.com, JAKARTA – Beberapa orang sahabat, dari kalangan Muhajirin yang miskin, mengadu kepada Rsulullah SAW bahwa mereka iri dengan keadaan para sahabat yang lain.

Karena berkecukupan, maka mereka akan gampang untuk berbuat kebaikan. Sementara mereka, karena kepapaannya, hanya bisa memberikan sedikit, atau malah tidak sama sekali.

Dalam pikiran mereka, sahabat-sahabat lain bisa mendapat pahala yang lebih besar, karena mereka bisa bersedekah dengan hartanya. Terlebih sahabat-sahabat yang kaya pun sama giatnya dalam mengerjakan ibadah yang lainnya.

Mendengar pengaduan tersebut lalu Rasulullah bersabda, ”Bukankah Allah telah menjadikan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir kalian sebagai sedekah? Begitupun dengan memerintah kepada yang makruf dan melarang perbuatan mungkar merupakan bagian dari sedekah.” (HR Muslim).

Dalam riwayat lain Rasulullah menjelaskan bahwa menebar senyuman kepada orang lain dan membuang duri dari jalan yang biasa dilewati banyak orang merupakan bagian dari sedekah. Begitupun dengan tutur kata yang baik juga merupakan sedekah. (HR Bukhari)

Baca juga :  Sebab Ini Turunnya Ayat Tentang Kewajiban Hijab Istri Nabi SAW

Ada dua hikmah yang bisa ditarik dari kisah di atas. Pertama, sungguh mulia kepribadian para sahabat, karena mereka iri pada tempatnya.

Mereka iri bukan karena kenikmatan duniawi, akan tetapi mereka merasa takut kalau tidak bisa berlomba mendapatkan keridhaan dari Allah SWT. Begitupun dengan kemulian ajaran Islam, tidak mengukur kebaikan seseorang dari tahta, derajat, dan kekayaan.

Kedua, Islam memberikan kemudahan dan taklif sesuai kadar dan kemampuan seseorang. Sebagaimana firman-Nya, ”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (QS al-Baqarah [2]:286).

Baca juga :  Manfaat Saling Memberi Nasihat Sesama Muslim

Sedekah yang pada mulanya merupakan perintah untuk mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki, namun dengan kemudahan ajaran Islam, Rasulullah memberi alternatif mengenai arti sedekah.

Imam Nawawi dalam kitabnya Riyadu Sholihin, menempatkan amar ma`ruf dan nahi munkar merupakan sedekah yang paling utama. Selaras dengan firman Allah SWT, ”Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar.” (QS Ali Imran [3]: 110). Wallahu a`lam bish-shawab.(Rep)

Baca Juga: Empat Sifat Penyebab Dosa Versi Imam Al Ghazali

Baca Juga: Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, Ini Hukum Mengiringi Jenazah ke Pemakaman

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Umar bin Khattab dan Bayi yang Dititipkan pada Allah
apahabar.com

Hikmah

Dahsyatnya Doa Ibu, Kisah Nabi Musa Jadi Buktinya!
apahabar.com

Hikmah

Para Ulama yang Mendoakan Imam Syafi’ie dalam Shalat Puluhan Tahun
apahabar.com

Hikmah

Hikmah Wafatnya Putra Rasulullah SAW di Usia Muda
apahabar.com

Hikmah

Pesan Rasulullah SAW: Datang Masa Jujur Lebur dan Pendusta Dipuja
apahabar.com

Hikmah

Mengetuk Pintu Baitullah dari Rumah, Cerita Haji Mabrur Tukang Sol Sepatu
apahabar.com

Hikmah

Muslim Dunia Memulai Ramadan dengan Suasana Lockdown
apahabar.com

Hikmah

Hand Sanitizer Beralkohol, Sucikah Dipakai Salat?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com