BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Anjal dan Gepeng Terjaring Razia, Satpol PP: Kebanyakan di Bawah Umur

- Apahabar.com Rabu, 5 Februari 2020 - 13:53 WIB

Anjal dan Gepeng Terjaring Razia, Satpol PP: Kebanyakan di Bawah Umur

Satpol PP Kota Banjarmasin berhasil menjaring 12 orang anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng), Selasa (4/2). Foto -Satpol PP for Apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Satpol PP Kota Banjarmasin berhasil menjaring 12 orang anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng), Selasa (4/2).Razia dipusatkan dipersimpangan lampu merah empat titik, Jalan Hasan Basri, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Gatot Subroto, dan Pasar Sentral Antasari.

Paraanjal ini dominan di bawah umur, yakni di usiaSekolah Dasar (SD).Mereka beraktivitas menjual belikan barang dagangan kepada pengguna jalan.

“Anjal rata-rata masih sekolah dan gepeng ini ibu-ibu membawa anak, sehingga kita tertibkan dan dibawa kekantor untuk pendataan,” ujar Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Banjarmasin, Noor Fahmi Arif Ridha.

Noor Fahmi mengeluhkan aktivitas anjal dan gepeng yang mengganggu ketertiban umum dan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2014. Aksi mereka, kata dia, seolah mengetahui waktu razia yang dilaksanakan Satpol PP. Sehingga sewaktu berganti jam piket, mereka kembali beraktivitas menjajakan barang dagangan.

Ketika razia berlangsung, anjal sembunyi diwarung dan tempat lainnya yang masih dalam kawasan itu.

“Cuma selisih waktu saja, kami patroli mereka sembunyi dan ketika istirahat mereka bekerja,” pungkasnya.

Demi mengantisipasi hal itu, ia akan mengkoordinasikan teknis razia. Misalnya mengatur jam giat semaksimal mungkin untuk mengurangi efek musibah yang terjadi pada anjal tersebut, seperti lari ketika dirazia.

“Nah itu yang kita khawatirkan, karena kalau mereka lari bisa membahayakan dirinya sendiri dan orang lain,” tuturnya.

Ia menerangkan, penanganan anjal dan gepeng ini dilakukan bertahap. Koordinator anjal dan gepeng tetap menjadi buruan utama Satpol PP pada tahun ini.

“Kita terus tingkatkan patroli karena secara kasat mata anjal dan gepeng ini banyak,” terangnya.

Setelah dijaring Satpol PP, anjal dan gepeng diserahkan pembinaannya ke Dinas Sosial Banjarmasin.

Baca Juga: Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar

Baca Juga: Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia

Reporter :BahaudinQusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rancangan APBD Banjarmasin 2020 Capai Triliunan
apahabar.com

Kalsel

Kemenag Gelar Manasik Massal untuk Calon Jemaah Haji
apahabar.com

Kalsel

Lagi, 12 Petugas Kesehatan di Tabalong Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

DPD PKS HST Laporkan Pelanggaran Administrasi, Bawaslu Buka Sidang Penyelesaian
apahabar.com

Kalsel

BPS Balangan Ingatkan Pentingnya Sensus Penduduk 2020 Bagi Pembangunan
apahabar.com

Kalsel

PSBB Jalan di Tempat, Harapan Ibnu Bergantung 3 Daerah
apahabar.com

Kalsel

HDCI Kalsel Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Masih Menunggu Tambahan Pasokan Surat Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com