BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Asik Mancing, Seorang Remaja Tewas Diterkam Buaya

- Apahabar.com Senin, 10 Februari 2020 - 09:34 WIB

Asik Mancing, Seorang Remaja Tewas Diterkam Buaya

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang diterkam buaya saat memancing di sungai Desa Aunio, Kecamatan Koloono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu (09/02) pagi. Foto-Antara/HO-Humas Basarnas Kendari

apahabar.com, KENDARI – Seorang remaja bernama Afdal (15) tewas diterkam buaya di Sungai Kolono, Desa Aunio, Kecamatan Koloono, Kabaputan Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu (09/02).

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi, menjelaskan korban ditemukan 1,2 kilometer dari titik lokasi kejadian awal dilaporkan hilang.

“Korban ditemukan pada pukul 09.00 Wita oleh tim SAR gabungan. Saat ini telah dilakukan proses serah terima jenazah korban kepada pihak keluarga di rumah duka,” katanya.

Aris juga mengungkapkan, jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Kaki korban ditemukan sekitar 10 meter dari tubuhnya di pinggir sungai, sementara lengan kiri belum ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban tersebut, pada pukul 10.00 Wita operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” katanya.

Sebelumnya, SAR rescue Basarnas Kendari, menerima laporan seorang anak bernama Afdal (15) hilang diterkam buaya saat memancing di Sungai Kolono, Desa Aunio, Kecamatan Koloono, Kabupaten Konawe Selatan, pada Sabtu (08/02) pukul 17.00 Wita.

Setelah mendapat laporan tersebut pada pukul 20.35 Wita. Maka tim rescue Basarnas Kendari berangkat ke lokasi kejadian pada pukul 20.50 Wita untuk melakukan pencarian.

Pencarian dimulai pada pukul 23.15 Wita, namun pencarian dihentikan sementara pada pukul 02.00 dini hari. Kemudian dilanjutkan pada Minggu pukul 06.00 Wita.(Ant)

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang, Belasan Rumah di Banjarmasin Ambyar!

Baca Juga: Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gus Muwafiq Klarifikasi Ceramah yang Dianggap Hina Rasulullah
apahabar.com

Nasional

KPK Telusuri Sumber Pemberi Gratifikasi ke Bowo Sidik
Mahfud MD: Jokowi Sangat Perhatikan Pesantren

Nasional

Mahfud MD: Jokowi Sangat Perhatikan Pesantren
apahabar.com

Nasional

Kemenko Polhukam akan Tinjau Palangkaraya Sebagai Ibu Kota Pemerintahan
apahabar.com

Nasional

Fakta Nadjmi Adhani dan Sederet Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Kemendagri Ingatkan Instruksi Presiden
apahabar.com

Nasional

500 Handphone Sitaan dari Napi di Rutan Dimusnahkan
apahabar.com

Nasional

Kunjungi Gamchoen Busan, Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi Kepala Daerah
apahabar.com

Nasional

Di Tengah Pandemi, Petugas Sensus Mulai Terjun ke Lapangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com