Akhir Februari Seluruh Nakes di Kalteng Sudah Divaksin Covid-19 Puluhan Personel Polda Kalsel Amankan Distribusi Vaksin ke Setiap Daerah Kadinkes Banjarmasin Covid-19, Sekretaris Gantikan Lurah Pemurus BREAKING NEWS! Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Meninggal Terpapar Covid-19 Akhirnya, 2BHD Beber Pelanggaran TSM Pilbup Kotabaru dalam Sidang MK

Bahas Ratifikasi IA-CEPA, Jokowi Akan Berkunjung ke Australia

- Apahabar.com Kamis, 6 Februari 2020 - 17:44 WIB

Bahas Ratifikasi IA-CEPA, Jokowi Akan Berkunjung ke Australia

Presiden Joko Widodo dan PM Australia Scott Morrison. Foto-Biro Pers dan Media Setpres RI

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia pada 8-10 Februari 2020, dengan agenda utama kerja sama ekonomi khususnya terkait Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) yang telah memasuki tahap akhir proses ratifikasi.

“Dan akan ada peluncuran plan of action sebagai acuan pelaksanaan IA-CEPA,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah di Jakarta, Kamis (06/02).

Di dalam negeri, IA-CEPA akan disahkan melalui undang-undang setelah mendapat persetujuan dari DPR RI.

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan IA-CEPA telah disampaikan Presiden kepada Ketua DPR pada 24 Januari 2020.

Perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif yang telah ditandatangani pada 4 Maret 2019 diyakini dapat memberikan manfaat bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia, industri, dan sektor jasa.

Selain itu, perjanjian itu juga diharapkan meningkatkan akses pasar barang dan jasa dari Indonesia ke Australia.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Canberra adalah bagian dari pelaksanaan annual leaders’ meeting sekaligus untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia.

Di Ibu Kota Australia itu, Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Scott Morrison, bertemu Gubernur Jenderal Australia David Hurley, menyampaikan pidato di hadapan Parlemen Australia, serta menghadiri pertemuan bisnis kedua negara.(Ant)

Baca Juga: Jokowi Instruksikan Kementerian dan Pemda Selesaikan Tumpang Tindih Lahan

Baca Juga: Pemulangan 660 WNI Eks ISIS ke Indonesia, Jokowi: Masih Diperhitungkan Plus Minusnya

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gadis Cantik yang Kabur Karena Dijodohkan Diduga Ngemis di Garut
apahabar.com

Nasional

DK PWI Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Penaatan Kode Etik Wartawan
apahabar.com

Nasional

Kisah Seorang Kadis PU Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kemendagri Jemput Bola Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir
apahabar.com

Nasional

Dua Korban Longsor di Sukabumi Kembali Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Main Proyek, Jaksa Agung Siap ‘Binasakan’ Jaksa Nakal
apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Tiga Saksi Kasus DPRD Kalteng
apahabar.com

Nasional

Elang Terbesar di Dunia Ini Disebut ‘Mirip’ Manusia, Berikut Faktanya  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com