Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Banjir di HSU Telan Nyawa, Seorang Tewas Tersetrum

- Apahabar.com Selasa, 11 Februari 2020 - 18:26 WIB

Banjir di HSU Telan Nyawa, Seorang Tewas Tersetrum

Korban kesetrum saat banjir di Desa Sungai Binuang, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Foto-istimewa

apahabar.com, AMUNTAI – Hanya beberapa jam setelah peristiwa dua korban meninggal tersengat listrik saat banjir di Murung Kenanga, Martapura, Kabupaten Banjar, peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Korban diketahui bernama Sar’an (55), warga RT 02 Desa Sungai Binuang, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dari informasi yang dihimpun apahabar.com, peristiwa duka terjadi Senin (10/2) sekitar pukul 14.00 Wita.

apahabar.com

Suasana di rumah duka. Foto-Istimewa

Baca Juga: Banjir Martapura Makan Korban, Bapak-Anak Tewas Tersetrum

Baca Juga: 5.757 Rumah Terendam, Amuntai HSU Darurat Banjir!

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, melalui Kapolsek Amuntai Utara Ipda Warsono membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, benar korban meninggal akibat tersengat listrik di rumahnya yang digenangi air,” ujar Ipda Warsono, Selasa, (11/2).

Ia menjelaskan, ketinggian banjir dalam rumah korban sekitar 10 Cm. Saat itu korban sedang beres-beres rumah di dapur.

“Saat kejadian korban bersama anaknya Nor Hayati (17). Namun sang anak berada dalam kamar,” tutur Kapolsek Amuntai.

“Tak lama terdengar suara teriakan korban minta tolong dari bagian dapur. Secara spontan anak korban mendatangi dan menemukan kondisi sang ayah sudah terbaring di lantai rumah,” terangnya.

Syukurnya, Nor Hayati tidak langsung mendekati ayahnya, namun berlari ke luar rumah minta tolong warga mematikan KWH listrik rumah korban.

“Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Haur Gading. Dalam perjalanan korban meninggal dunia, kemudian dibawa kembali ke rumah duka,” jelasnya.

Ipda Warsono menuturkan, pihak keluarga korban enggan dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, dengan alasan korban akan cepat dimakamkan karena kondisi alkah hampir tenggelam banjir.

Atas peristiwa ini, jajaran Polres HSU turut prihatin dan berdukacita atas musibah ini. Ipda Warsono mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dengan listrik saat banjir.

apahabar.com

Polisi bersama masyarakat membuat peti jenazah untuk Sa’ran, korban tersetrum. Foto-Istimewa

Baca Juga: Ahli Waris Korban Tersetrum saat Banjir Terima Santunan dari Pemkab Banjar 

Baca Juga Jenazah Datang, Anak Korban Tersetrum Saat Banjir di Martapura Pingsan

Baca Juga: Ayah-Anak Meninggal Tersetrum Saat Banjir, Warga Berharap Pemerintah Beri Perhatian

Reporter: Ahc22
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahababar.com

Kalsel

Pencurian di Banjarbaru, Uang Curian Dibelanjakan Helm dan Sepatu Balap
apahabar.com

Kalsel

Dampak Kemarau Panjang, Destinasi Wisata Danau Biru di Kotabaru Pun Kering
apahabar.com

Kalsel

Cegah Rabies Kembali, Ini yang Dilakukan Disbunak Batola

Kalsel

Wisuda Tatap Muka, Wakil Rektor ULM Imbau Wisudawan Tak Berselfie Ria
Mama Lita

Kalsel

Suami Mama Lita MasterChef Indonesia Meninggal Diduga Covid-19, Simak Kesan Para Sahabat
apahabar.com

Kalsel

Sistem Zonasi BPJS Jangan Rugikan Pasien
apahabar.com

Kalsel

Foto Guru Sekumpul dan Alquran Selamat dari Amukan Api
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu 52 Orang, Satui Tertinggi 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com