Adaro Bersama Mitra Kerja Bantu Korban Banjir di Tabalong dan HST Tambah 14.224, Kasus Baru Covid-19 Indonesia Pecah Rekor Lagi! Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital

Banjir di Kabupaten Banjar, 25 Sekolah Terpaksa Diliburkan

- Apahabar.com Selasa, 11 Februari 2020 - 17:32 WIB

Banjir di Kabupaten Banjar, 25 Sekolah Terpaksa Diliburkan

SMPN 2 Martapura Timur terendam banjir terpaksa diliburkan sejak Senin kemarin. Foto-apahabar.com/Hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir di beberapa wilayah Kabupaten Banjar
berdampak terhambatnya proses belajar mengajar. Salah satunya SMPN 2
Martapura Timur di Desa Pekauman Ulu, sejak Senin (10/2) kemarin diliburkan.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Martapura Timur Herzi Muttaqin menjelaskan, banjir mulai merendam sekolah yang berada di Jl Martapura Lama itu sejak Jumat lalu.

Terpaksa dari total jumlah siswanya 320 orang, sebagian diungsikan ke ruang sanggar sekolah, karena sejumlah kelas terendam air.

Lantas, atas arahan Dinas Pendidikan setempat, meliburkan siswa sekolah yang ruang kelasnya sudah terendam banjir. Ini dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan.

“Ada delapan kelas yang terendam banjir, ditambah satu ruang kantor, musala, perpustakaan, dan laboratorium IPA yang ikut terendam,” terang Herzi.

Terpantau tiap kelas ditutup rapat, ditakutkan ular masuk. Di dalam kelas, ketinggian air hampir mencapai lutut dewasa. “Kemarin sempat ada ular masuk mas, makanya kita tutup rapat,” ungkap Herzi.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar Maidi Armansyah menjelaskan dari
puluhan sekolah yang terdampak banjir, setidaknya ada 25 sekolah yang diliburkan. Semuanya termasuk kategori banjir berat.

“Jumlah total SD dan SMP di Kabupaten Banjar terdampak banjir cukup dalam
sebanyak 25 sekolah. Tapi, di antaranya sudah mulai masuk lagi sejak Senin
kemarin seperti di Kecamatan Simpang Empat dan Pengaron,” sebut Kadisdik
Banjar Maidi Armansyah, Selasa (11/2/2020).

Dari 25 sekolah yang diliburkan tersebut tersebar di beberapa kecamatan.
Antara lain Kecamatan Pengaron; 3 sekolah, Simpang Empat; 4 sekolah,
Martapura; 5 Sekolah, Gambut; 1 Sekolah, Astambul; 2 sekolah, Martapura
Timur dan Barat; 10 sekolah.

“Meski diliburkan, namun kita mengimbau kepada para murid agar tetap
belajar di rumah, dan para guru supaya memberi tugas rumah. Namun
hanya tugas ringan saja, takutnya rumah orangtua murid juga banjir,” jelas
Maidi.

apahabar.com

Salah satu guru SMPN 2 Martapura Timur memeriksa kelas yang terendam banjir. Sekolah ini terpaksa diliburkan sejak Senin kemarin. Foto-apahabar.com/Hendra

Baca Juga: 5.757 Rumah Terendam, Amuntai HSU Darurat Banjir!

Baca Juga:  167 Rumah di Wilayah Langganan Banjir Martapura Masih Terendam

Reporter: Ahc22
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lelang Proyek JPO Banjarmasin Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa ULM-UIN, dan Aktivis Gaungkan Save Iqbal: Bebaskan Teman Kami!
apahabar.com

Kalsel

Buka Festival Kuntaw di Kiram, Paman Birin: Ini Olahraga Para Tetuha
Kampung Nelayan

Kalsel

Berenang Cari Makanan ke Kampung Nelayan, Warga Tala Kelelep
apahabar.com

Kalsel

Segera Usulkan Penggunungan Meratus Jadi Geopark Dunia
apahabar.com

Kalsel

Bantu Tiga RSUD Rujukan Covid-19, Golkar Kalsel Serahkan Ratusan APD
Ibnu Sina

Kalsel

Diminta Bawaslu Tahan Diri, Wali Kota Banjarmasin: Masa Cuma Tidur di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Pasar Malam Eks Bajuin Plaza Eksodus ke RTH Hasan Basri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com