apahabar.com
Banjir masih merendam 7 desa di Balangan. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Sedikit 7 desa di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan masih terendam banjir, akibat luapan sungai.

Berdasarkan laporan BPBD Balangan sebanyak 807 rumah warga terendam banjir.

Dari 7 desa yang masih terendam, yakni Desa Juai, Galumbang, Teluk Bayur, Bata, Mungkur Uyam, Mihu dan Lalayau.

Kepala Desa Bata, Bahran, melaporkan ketinggian air di desanya diperkirakan ketinggian air mencapai 50 cm sampai 70 cm, akses jalan utama tidak bisa dilalui akibat terendam banjir.

“Sekitar 128 rumah di Desa Bata, terdampak. aktifitas warga hampir 100 persen lumpuh total bahkan usaha nyadap karet begitu juga bertani tidak biasa dilakukan,” ujar Bahran, saat di hubungi apahabar.com, Sabtu (08/02) sore.

Bahran mengungkapkan, sekitar 200 hektare kebun warga juga terendam banjir, sebab menurutnya lahan karet warga berada di dataran rendah. Selain itu banjir juga merendam lahan pertanian, bahkan diperkirakan terancam gagal panen.

Sementara, Muliadi Kepala Desa Juai mengatakan bahwa di desanya juga terdampak banjir akibat luapan air sungai. Air masuk sudah masuk mengenangi di dalam rumah warga.

“250 rumah warga Desa Juai ikut terndam, ada sekitar 30 rumah warga yang terndam sampai ke dalam rumah,” ucapnya.

Selain itu juga ia mengatakan sebanyak 80 hektare perkebunan warga, seperti karet dan sawah warga pun terancam gagal panen akibat terendam banjir.

“Padahal sawah warga di sini baru ditanam. Begitu juga kebun cabe warga yang sudah berbuah terancam rusak,” ujar Muliadi.

Menurut Muliadi, jika tidak turun hujan, air merendam desanya ini diperkirakan esok hari baru akan surut kembali. Selain itu juga pihaknya sudah meminta bantuan kepada Dinas Sosial bantuan sembako, hal itu dikarenakan banjir merendam desa sudah selama tiga hari sehingga warganya tidak bisa kemana-mana.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Balangan, Muhammad Syuhada, menjelaskan banjir rata-rata menggenangi halaman rumah warga, sekitar 807 rumah terendam, jalan sepanjang 2,6 kilometer, 355 hektare persawahan terendam , serta puluhan pasilitas umum juga turut terendam.

“Untuk saat ini, genangan air hanya sampai halaman rumah warga. Jalan ada beberapa yang tidak bisa dilalui dan ada pula yang bisa dilalui oleh roda dua dan empat, bahkan ada beberapa desa masih mengalami kenaikan debit air.

BPBD Balangan mengimbau untuk warga waspada mengantisipasi luapan sungai susulan. Apabila di daerah pegunungan diguyur hujan kembali kemungkinan debit air akan bertambah dan air sungai akan mengalami kenaikan.

Baca Juga: Siang Ini, Desa Lalayau Balangan Kembali Terendam Luapan Sungai

Baca Juga: Mahasiswa Balangan dari China Dipastikan Sehat

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Aprianoor