Hari Tahu Sedunia: Walhi Kalsel Desak Pemerintah Buka-bukaan soal Kontrak Tambang Raksasa Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Ribut-Ribut Salah Tangkap Mahasiswa HMI Barabai Berakhir Antiklimaks Tinjau Penataan Sekumpul, Dirjen Cipta Karya Ngomel-Ngomel!

Banjir Rendam Kalsel, Tabalong Paling Parah

- Apahabar.com     Rabu, 5 Februari 2020 - 15:58 WITA

Banjir Rendam Kalsel, Tabalong Paling Parah

Banjir yang terjadi di kawasan Banjarbaru. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Selatan pada Rabu (5/2) pagimengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah melaporkan banjir dan kenaikan debit air terjadi di wilayah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Balangan dan terparah di Kabupaten Tabalong.

Untuk wilayah Banjarbaru, terjadi banjir di Suratno, Kecamatan Landasan Ulin yang merendam sebanyak 55 buah rumah.

“Informasi sementara masih dalam tahap pendataan,” berdasarkan laporan TRC BPBD Prov Kalsel yang diterima apahabar.com.

Kenaikan debit air juga terjadi di CindaiAlus, Kabupaten Banjar dengan ketinggian sekitar 50 cm.  TRC BPBD Prov Kalsel dan Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar melaporkan saat ini sudah ada penurunan hingga 5-8 cm.

“Kondisi sudah aman terkendali,” lapornya.

Banjir juga menerjang Desa Winorejo, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan. Pusdalops BPBD KabupatenBalangan melaporkan, 10 buah rumah dan 2 buah sekolah terendam hingga mengakibatkan 10 Kepala Keluarga dan 36 jiwa harus diungsikan.

Wilayah terparah akibat terjangan banjir terjadi di beberapa titik di Kabupaten Tabalong. Pusdalops BPBD KabupatenTabalong melaporkan ada 7 desa yang terendam banjir dan mengalami kenaikan debit air. Bahkan, diantaranya akses jalan terputus.

Kawasan Tabalong yang terdampak banjir yaitu di Desa Lumbang RT. 03, Kecamatan. Muara Uya, KabupatenTabalong yang merendam 3 buah rumah, dengan terdampak 3 KK, 12 Jiwa. Banjir juga terjadi di Desa Ribang RT. 04, yang merendam 7 buah rumah dengan terdampak 7 KK dan 20 Jiwa.

Terjadi kenaikan debit air di Desa Uwe RT. 04, Kecamatan Muara Uya, KabupatenTabalong akses jalan yang terputus menuju Desa Ribang, warga yang terdampak 100 Jiwa. Hal yang sama juga terjadi di Desa MarindiRT. 01, Kecamatan Haruai, KabupatenTabalong akses jalan yang terputus menuju KecamatanUpau, warga yang terdampak 500 Jiwa.

Selanjutnya, terjadi kenaikan debit air di Desa Nawin RT. 04, Kecamatan Haruai, KabupatenTabalong dengan kedalaman air kurang lebih 80 cm. Warga yang terdampak 50 Jiwa serta di Desa Haruai RT. 01, KecamatanHaruai, KabupatenTabalong dengan kedalaman air kurang lebih 75 cm. Warga yang terdampak 100 jiwa.

Baca Juga: Banjir Bandang di Balangan Rendam Puluhan Rumah Warga 

Baca Juga: Ratusan Hektare Padi di Anjir Baru Terendam Banjir

Reporter:Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dua Hari Kalsel Nihil Kasus Kematian Covid-19
Rutan

Kalsel

Warga Binaan Rutan Pelaihari Nyoblos di TPS 08
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Kalsel Hampir Sentuh 4 Ribu Kasus
Sabu

Kalsel

Fakta Baru! Pelaku Pemukulan Istri di Tanbu Ternyata Juga Budak Sabu
apahabar.com

Kalsel

DPC PDIP Tapin Punya Markas Baru, Siap Galang Kaum Intelektual
BPS Tanbu Siapkan Sensus Penduduk Online di Februari 2020

Kalsel

BPS Tanbu Siapkan Sensus Penduduk Online di Februari 2020  
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Terima Kambing Kurban dari Gojek Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Update Haul Guru Sekumpul; Jalan Ahmad Yani Arah Martapura Ditutup
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com