Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

BBPJN Pede Jembatan Alalak I Rampung Lebih Cepat

- Apahabar.com Kamis, 27 Februari 2020 - 11:52 WIB

BBPJN Pede Jembatan Alalak I Rampung Lebih Cepat

Seiring pengecoran pilar utama, pembangunan Jembatan Alalak ditarget lebih cepat dari jadwal. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Nyaris tak mengalami kendala berarti, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI Banjarmasin percaya diri dapat merampungkan pembangunan Jembatan Alalak I lebih cepat.

Mulai dikerjakan sejak akhir 2018, progres jembatan yang menggunakan sistem cable stayed ini sudah mencapai tahap pengecoran pylon atau menara utama.

Untuk jembatan cable stayed, pylon merupakan salah satu bagian terpenting karena menjadi tempat menggantung kabel-kabel berkekuatan tinggi yang terikat ke gelagar.

“Hingga sekarang pembangunan sudah mencapai 65 persen. Setelah pondasi dan pile cap, pekerjaan selanjutnya adalah merampungkan pylon,” jelas Kepala BBPJN XI Banjarmasin, Budi Harimawan, Kamis (27/2).

“Melihat situasi yang berkembang, diharapkan pembangunan selesai Desember 2020, kendati kontrak kerja sebenarnya berakhir Maret 2021,” tegasnya.

Begitu pylon selesai dibikin, pekerjaan selanjutnya adalah pembangunan bentang utama sepanjang 300 meter dan lebar 20 meter.

Andai sesuai target yang dicanangkan BBPJN, peresmian Jembatan Alalak I dapat dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Seiring peresmian tersebut, Kalimantan Selatan pun menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki jembatan cable stayed dengan struktur lengkung.

“Kami menargetkan peresmian jembatan dilakukan Menteri PUPR berbarengan dengan Bendungan Tapin yang sedang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) di akhir 2020,” beber Budiarto.

Konstruksi Jembatan Alalak I diproyeksikan menelan dana senilai Rp278 miliar yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Pandji ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana dengan skema pekerjaan tahun jamak.

Dipersiapkan mencapai masa fungsi 100 tahun, Jembatan Alalak I dapat dilintasi kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton.

Memiliki panjang 850 meter dengan empat lajur dalam dua jalur, jembatan tersebut menggantikan Jembatan Kayu Tangi yang sudah berusia 30 tahun.

Begitu Jembatan Alalak I rampung 80 persen, direncanakan Jembatan Kayu Tangi juga langsung dirobohkan.

“Sementara Jembatan Kayu Tangi masih dipakai untuk membantu pekerjaan. Namun tetap harus dibongkar, karena bersinggungan dengan bagian jembatan baru,” jelas Budiarto.

“Pun pondasi di sungai mulai keropos. Setelah 80 persen jembatan baru selesai, jembatan lama harus dibongkar,” tandasnya.

Baca Juga: HM Arifin Arpan Ajak SKPD Petakan Keuangan

Baca Juga: Pasca-Banjir, Relawan IPI Sambangi SDN Pimping

Baca Juga: Warga di Desa Terpencil Terbantu Program UHC Balangan

Baca Juga: Potret Kesibukan Jamaah Jelang Haul Guru Sekumpul

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Usulkan 446 CPNS, Berikut Komposisi Formasinya
apahabar.com

Kalsel

5.128 Pelajar Tanah Bumbu Ikuti UNBK 2019
apahabar.com

Kalsel

Relokasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir Makan Waktu 1,5 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Iklan Rokok, Pemko Banjarmasin Tak Berdaya
apahabar.com

Kalsel

Facebook Mendiang Ermanelly Cassanova Dibanjiri Ucapan Belangsungkawa
apahabar.com

Kalsel

Peringatan HPSN Tingkat Provinsi Digelar di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Mulawarman Peduli, Danramil Banjarmasin Timur Bantu Warga yang Sakit
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada! Siang Hari, 6 Wilayah di Kalsel Diprakirakan Hujan Disertai Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com