Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Berdiri 2012, Nasib Unit Pengolahan Ikan Batola Kini

- Apahabar.com Senin, 17 Februari 2020 - 17:22 WIB

Berdiri 2012, Nasib Unit Pengolahan Ikan Batola Kini

Ditargetkan mulai pertengahan 2020, aktivitas di Unit Pengolahan Ikan (UPI) Barito Kuala akan dikembalikan sesuai fungsinya. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Menempati posisi strategis di dekat Jembatan Rumpiang, ternyata tak membuat Unit Pengolahan Ikan (UPI) Barito Kuala dapat dimanfaatkan maksimal.

Selesai dibangun sejak 2012, UPI Batola tadi direncanakan sebagai tempat pengolahan ikan lokal untuk menjadi berbagai produk makanan.

Namun rencana tersebut tidak maksimal terealisasi, sampai akhirnya kini bangunan mulai ditutupi semak belukar lantaran hampir tak pernah digunakan.

Padahal lokasi bangunan terbilang strategis, karena berada di bawah Jembatan Rumpiang, tepatnya di kiri Jalan Bahaudin Musa dari arah Marabahan.

Pun peralatan yang tersedia cukup lengkap. Mulai dari mesin pemotong kerupuk, penghancur daging untuk membuat pentol, packing sosis, tempat pemanas dan pendingin.

Bahkan sebagian peralatan masih dalam bungkusan, karena belum terpakai sama sekali.

Untungnya sebelum bangunan lapuk tanpa memberi manfaat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Batola mulai mengembalikan fungsinya tahun ini.

“Memang sejak selesai dibangun hingga sekarang, UPI Batola belum maksimal difungsikan,” sahut Kepala DKPP Batola, Rahmanuddin MS, Senin (17/2).

“Tetapi dalam APBD 2020, kami sudah berencana memfungsikan kembali fasilitas tersebut. Diawali pembuatan kolam pemancingan dan pembibitan mulai pertengahan 2020,” sambungnya.

Selanjutnya pemanfaatkan UPI berkorelasi dengan pembenahan pembibitan ikan gabus di Balai Benih Sungai Kambat.

“Memang sesuai Perbup Batola Nomor 57, ikan pipih yang dipilih menjadi produk lokal unggulan daerah. Namun demikian, pengembangan pipih perlu proses yang tidak sebentar,” tukas Rahmanuddin.

“Sementara proses berjalan, kami mengembangkan gabus. Terlebih Batola juga termasuk daerah pemasok gabus di Kalimantan Selatan,” sambungnya.

Berkaitan dengan UPI, gabus tidak dijual per kilogram. Tetapi sudah diolah menjadi ekstrak albumin, abon, kerupuk, amplang, pentol, sosis dan tepung.

Albumin sendiri merupakan salah satu jenis protein yang penting dalam proses penyembuhan luka luar maupun luka dalam pasca operasi.

“Selain menjadi makanan, albumin yang terkandung dari daging gabus menjadi senjata utama pemasaran ekstrak dari UPI Batola,” yakin Rahmanuddin.

Sementara sumber daya manusia pembuat produk-produk tersebut, DKPP Batola menugaskan tenaga honorer yang tersedia.

“Selain menambah pengalaman, keuntungan dari penjualan produk-produk itu bisa menjadi tambahan untuk mereka,” papar Rahmanuddin.

“Kami berusaha secepatnya merealisasikan rencana ini, karena ingin memanfaatkan momentum festival layang-layang internasional di Jejangkit,” tandasnya.

Baca Juga: Sambut Gerbang Ibu Kota Negara, PLN Stok Lahan di Batola

Baca Juga: Nyambi Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap BNNK Batola

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pengidap Covid-19 di Banjarbaru Tembus Belasan, Klaster Gowa Mendominasi
apahabar.com

Tak Berkategori

Merebak Isu Tak Sedap Jelang Pelantikan Anggota DPRD Banjar, Kapolres Angkat Bicara

Tak Berkategori

Digempur Hujan, Ribuan Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Tetap Bertahan

Tak Berkategori

Jelang AFC Futsal Championship 2020, Timnas Futsal Mulai TC, Berikut Daftar 19 Pemain Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Covid-19 Meningkat, Tenaga Kontrak Kesehatan di Tabalong Akan Diperpanjang
apahabar.com

Tak Berkategori

Mocca Feat Rekti The SIGIT di Lagu Baru, Ini Liriknya
apahabar.com

Tak Berkategori

Menikmati Keindahan Jepang di Kota Surabaya
apahabar.com

Tak Berkategori

Protokol Kesehatan di THM, Tunggu Surat Keputusan Bersama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com