3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Berkah dari China Harga Batu Bara Naik 2,5 Persen Pekan Lalu

- Apahabar.com Senin, 17 Februari 2020 - 12:13 WIB

Berkah dari China Harga Batu Bara Naik 2,5 Persen Pekan Lalu

Ilustrasi truk membawa batubara di area pertambangan PT Adaro Indonesia di Tabalong, Kalimantan Selatan. Foto-Antara/Prasetyo Utomo

apahabar.com, JAKARTA – Pekan lalu, harga komoditas batu bara ditutup menguat. Merebaknya virus corona masih menjadi sentimen yang menggerakkan harga komoditas ini.

Pada Jumat (14/02), harga batu bara ditutup menguat 0,14 persen ke level US$ 70,35/ton menandai penguatan dalam sepekan sebesar 2,55 persen. Akibat virus corona, tambang batu bara di China banyak yang tidak beroperasi, sehingga China menjadi bergantung pada batu bara impor.

Dalam sebuah laporan ANZ seperti dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (17/02) memperkirakan jika produksi batu bara China turun 10 persen, maka defisitnya mencapai 38 juta ton. Namun jika penurunan produksi dalam negeri meningkat menjadi 20 persen maka defisitnya bisa mencapai 115 juta ton.

“Pasar batu bara impor melalui jalur laut (seaborne) akan sangat tergantung pada kemampuan China untuk kembali beroperasi” kata para analis melansir Reuters.

“Kenaikan dalam permintaan batu bara impor melalui jalur laut terutama disebabkan oleh coronavirus [Covid-19]. Namun, kuantitas impor sangat kecil jika dibandingkan dengan produksi dalam negeri China. Harga batu bara (seaborne) akan kembali turun begitu produksi dilanjutkan dengan kapasitas penuh,” kata seorang analis yang berbasis di China timur, melansir Reuters.

Dia juga berpendapat, pemerintah China akan melakukan langkah-langkah untuk memastikan pasokan domestik yang berkelanjutan.

“Setelah gelombang permintaan ini, harga impor akan kembali stabil menjadi lebih rendah dalam enam bulan ke depan karena China tidak bergantung pada batubara impor, kecuali selama keadaan darurat seperti [coronavirus],” katanya.

Harga batu bara domestik China sedikit lebih tinggi karena wabah koronavirus telah mengganggu jadwal produksi tambang dan pengaturan transportasi. Tak bisa dipungkiri, produksi batu bara China menyumbang hampir separuh dari produksi batu bara global.

Sehingga ketika aktivitas ekonomi dan produksi batu bara kembali normal, impor batu bara China akan turun dan berpotensi kembali menekan harga si batu hitam ini.

Selain itu, untuk perdagangan minggu ini, pelaku pasar juga akan menyoroti berbagai data ekonomi seperti pembacaan awal angka PMI manufaktur yang dapat menjadi indikasi awal dampak virus corona terhadap perekonomian.

“Perhatian akan tertuju pada serangkaian rilis data pembacaan awal angka PMI manufaktur di kawasan Asia minggu ini untuk bulan Februari. Data ini bisa jadi indikasi awal dampak virus terhadap rantau pasok global” kata Capital Economics, melansir Reuters.

“Kami memperkirakan datanya akan lemah. Namun jika melebihi perkiraan, maka harga-harga komoditas industri berpotensi untuk mengalami kenaikan” tambah Capital Economics.(Cnbi)

Baca Juga: Ancaman Virus Corona Tak Berdampak Signifikan Pada Sektor Batu Bara

Baca Juga: Batu Bara dan Sawit Bukan Lagi Andalan, Siapkan Sektor Pariwisata?

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pengusaha Sambut Baik Rencana Omnibus Law
apahabar.com

Ekbis

Naik Rp1.000 Usai Lebaran, Harga Emas Antam Jadi Rp917.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Data Bocor, Pakar Siber Sebut Tokopedia Masih Punya Jaringan yang Aman
apahabar.com

Ekbis

Pilpres AS Berlangsung Ketat, IHSG Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Disperindag Banjar Pastikan Komoditas Pangan Stabil
apahabar.com

Ekbis

Lewat Usahaku, Telkomsel Dorong Pelaku UMKM untuk “Go Digital”
apahabar.com

Ekbis

Cadangan Devisa Indonesia September 124,3 Miliar Dolar
apahabar.com

Ekbis

Tujuh Strategi Ekonomi dalam Arah Kebijakan BI 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com