Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng PDP Kalsel Melonjak Drastis, Dua Pasien Masih Balita




Home Ekbis

Kamis, 27 Februari 2020 - 17:48 WIB

Besok, Hipmi-APNI Gelar Dialog Prospek Industri Nikel Dalam Negeri

nazmudin - Apahabar.com

Forum dialog Hipmi. Foto-Istimewa

Forum dialog Hipmi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi dan Asosiasi Pengusaha Nikel Indonesia (APNI) akan menggelar forum dialog dengan mengusung tema, “Prospek Industri Nikel Dalam Negeri”.

Forum nasional itu dilaksanakan di Sekretariat BPP HIPMI, Sahid Sudirman Center Lantai 21, Jalan Jenderal Sudirman, Karet Tengsin, Jakarta Pusat pada Jumat (28/02) sejak pukul 13.00 WIB.

Digelarnya forum dialog ini bukan tanpa alasan. Ini mengingat Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

“Dengan potensi yang cukup besar, diharapkan Indonesia ke depannya bisa menjadi negara maju berbasiskan industri baterai,” kata Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H Maming di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima apahabar.com, Kamis (27/02).

Baca juga :  Kadin Usul Geser Sebagian Anggaran Subsidi Elpiji 3 Kg ke Perumahan

Selain itu, sambung Mardani, pemerintah telah berkomitmen melaksanakan kebijakan hilirisasi industri. Karena dinilai mampu meningkatkan nilai tambah SDA di dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal dan penerimaan devisa dari ekspor.

“Industri berbasis nikel dinilai berperan penting dalam membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena sejalan dengan program peningkatan nilai tambah SDA. Sehingga dapat meningkatan investasi yang masuk,” ujar Mardani.

Mengingat prosfeknya ke depan bagi bangsa, lanjut Mardani, HIPMI bekerja sama degan APNI, mengadakan forum dialog untuk melihat peluang dan dampak positif terhadap percepatan ekonomi dan perkembangan industri jika adanya kebijakan pemerintah yang mengatur harga patokan mineral, khususnya pada nikel.

Baca juga :  MHM Tularkan Ilmu Kewirausahaan ke Ratusan Mahasiswa di ULM

Menurut Mardani, dalam forum dialog akan hadir beberapa tokoh penting sebagai narasumber, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrifg, Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kemudian Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, Ketum KADIN Indonesia, Rosan Roeslani, Ketum Asosiasi Pengusaha Nikel Indonesia (APNI), Komjen Pol (P) Ismerda Lebang dan Ketum Asosiasi Perusahaan Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Prihadi Santoso.

apahabar.com

Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H Maming. Foto-Istimewa

Baca Juga: Indonesia Aman Corona, Hipmi Dukung Intensif Fiskal Pariwisata

Baca Juga: Heboh Negara Maju, Hipmi: Hati-hati Jebakan Batman

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

BI Optimis 2020 Ekonomi Indonesia Membaik
apahabar.com

Ekbis

Triwulan Ketiga 2019, Waskita Karya Raih Kontrak Baru Rp15,12 Triliun
apahabar.com

Ekbis

BI Taksir Aliran Modal Asing Bergerak Deras ke Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Dewan: Hilirisasi Jadi Solusi Atasi Harga Sawit di Kalsel
Tiket Pesawat Diskon, Cek Ketentuannya

Ekbis

Tiket Pesawat Diskon, Cek Ketentuannya
apahabar.com

Ekbis

Bahan Makanan Pemicu Utama Deflasi di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Dampingi Jokowi, Bahlil Bahas Peluang Investasi Australia di Indonesia
Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut

Ekbis

Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut