Update 3 April: 2 Kecamatan di Banjarmasin Paling Rentan Covid-19 Jumatan Libur, Hanya Satu Masjid yang Ramai di Kotabaru Token Gratis untuk Warga Kalsel-Teng: Ada Kepanikan, PLN Jangan Pasif! UPDATE Corona 3 April di Kalsel: Banjarbaru Paling Banyak ODP! Optimisme Melawan Covid-19: STIKES Martapura Ciptakan APD




Home Nasional

Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:47 WIB

Besok, Muhyiddin Yassin akan Dilantik Sebagai PM Malaysia

nazmudin - Apahabar.com

Tun Muhyiddin Yassin akan dilantik perdana menteri Malaysia pada Minggu (01/03). Foto-EPA-EFE/Ahmad Yusni

Tun Muhyiddin Yassin akan dilantik perdana menteri Malaysia pada Minggu (01/03). Foto-EPA-EFE/Ahmad Yusni

apahabar.com, JAKARTA – Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah telah berkenan melantik Presiden Partai Pribumi Malaysia Bersatu (Bersatu), Tan Sri Muhyiddin Yassin, sebagai Perdana Menteri ke-8 selaras dengan Pasal 402 (2) (a) dan Pasal 43 (2) (a) Perlembagaan Persekutuan atau Undang-Undang Federal.

Istana Negara menyebut pelantikan Tan Sri Muhyiddin Bin Md Yassin sebagai perdana menteri Malaysia harus disegerakan. Keputusan Istana diambil setelah bertemu dua kubu politik yang berkonflik soal sosok pengganti Perdana Menteri interim Mahathir Mohamed.

“Setelah menerima perwakilan dari semua pemimpin partai dan anggota parlemen independen, menurut pendapat Yang Mulia, anggota parlemen Pagoh Tan Sri Muhyiddin Bin Md Yassin kemungkinan memiliki kepercayaan anggota parlemen,” kata pengawas keuangan kerajaan Ahmad Fadli Shamsuddin dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (29/02) sore, dikutip laman Straits Times.

Baca juga :  42 Tahun Perjuangan Mencari Patok Indonesia-Malaysia, Ini Hasilnya

Muhyiddin disebut akan dilantik pada Minggu (01/03) pukul 10.30 di Istana Negara. “Raja memutuskan bahwa proses penunjukkan perdana menteri tidak boleh ditunda karena negara membutuhkan pemerintahan untuk kemakmuran rakyat dan negara yang kita cintai,” kata Ahmad.

Dia mengungkapkan, Raja Malaysia memutuskan bahwa ini merupakan hasil terbaik untuk semua. “Yang Mulia berharap krisis politik ini akan berakhir,” ujarnya.

Baca juga :  Alasan Polisi Masih Tahan Lucinta Luna di Sel Khusus

Muhyiddin sebenarnya berada di partai yang sama dengan Mahathir, yakni Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM). Namun, dia telah bergandengan tangan dengan United Malays National Organisation (UMNO) dan Malaysian Islamic Party untuk memperoleh dukungan sebagai perdana menteri.

Pada pemilu Malaysia dua tahun lalu, UMNO tergabung dalam koalisi Barisan Nasional. Mereka mengusung petahana Najib Razak sebagai perdana menteri. Keputusan Muhyiddin bermitra dengan UMNO telah dikritik Mahathir.(Rep)

Baca Juga: Ditangkap, WN Malaysia Pembobol ATM Pinta Kuasa Hukum

Baca Juga: Terkuak, Modus WN Malaysia Bobol ATM di Banjarmasin

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tarif Pesawat Turun, Bisnis Travel Banjarmasin Masih Dirundung Awan Mendung
apahabar.com

Nasional

SPBU di Ruas Jalan Tol Trans Jawa, Sumatera dan Kalimantan Segera Dibangun
apahabar.com

Nasional

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Kebakaran
apahabar.com

Nasional

Pelari Menempuh 1.567 Km untuk Kampanyekan Anti-Narkoba
Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona

Nasional

Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona
apahabar.com

Nasional

Jokowi dan Prabowo Tak Lakukan Persiapan Khusus untuk Debat Pamungkas
apahabar.com

Nasional

222,5 Juta Lebih Penduduk Indonesia Dilindungi JKN-KIS
apahabar.com

Nasional

Stafsus Presiden, Aminuddin Ma’ruf: Anak Petani yang Ingin Inspirasi Santri