Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Besok, Muhyiddin Yassin akan Dilantik Sebagai PM Malaysia

- Apahabar.com Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:47 WIB

Besok, Muhyiddin Yassin akan Dilantik Sebagai PM Malaysia

Tun Muhyiddin Yassin akan dilantik perdana menteri Malaysia pada Minggu (01/03). Foto-EPA-EFE/Ahmad Yusni

apahabar.com, JAKARTA – Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah telah berkenan melantik Presiden Partai Pribumi Malaysia Bersatu (Bersatu), Tan Sri Muhyiddin Yassin, sebagai Perdana Menteri ke-8 selaras dengan Pasal 402 (2) (a) dan Pasal 43 (2) (a) Perlembagaan Persekutuan atau Undang-Undang Federal.

Istana Negara menyebut pelantikan Tan Sri Muhyiddin Bin Md Yassin sebagai perdana menteri Malaysia harus disegerakan. Keputusan Istana diambil setelah bertemu dua kubu politik yang berkonflik soal sosok pengganti Perdana Menteri interim Mahathir Mohamed.

“Setelah menerima perwakilan dari semua pemimpin partai dan anggota parlemen independen, menurut pendapat Yang Mulia, anggota parlemen Pagoh Tan Sri Muhyiddin Bin Md Yassin kemungkinan memiliki kepercayaan anggota parlemen,” kata pengawas keuangan kerajaan Ahmad Fadli Shamsuddin dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (29/02) sore, dikutip laman Straits Times.

Muhyiddin disebut akan dilantik pada Minggu (01/03) pukul 10.30 di Istana Negara. “Raja memutuskan bahwa proses penunjukkan perdana menteri tidak boleh ditunda karena negara membutuhkan pemerintahan untuk kemakmuran rakyat dan negara yang kita cintai,” kata Ahmad.

Dia mengungkapkan, Raja Malaysia memutuskan bahwa ini merupakan hasil terbaik untuk semua. “Yang Mulia berharap krisis politik ini akan berakhir,” ujarnya.

Muhyiddin sebenarnya berada di partai yang sama dengan Mahathir, yakni Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM). Namun, dia telah bergandengan tangan dengan United Malays National Organisation (UMNO) dan Malaysian Islamic Party untuk memperoleh dukungan sebagai perdana menteri.

Pada pemilu Malaysia dua tahun lalu, UMNO tergabung dalam koalisi Barisan Nasional. Mereka mengusung petahana Najib Razak sebagai perdana menteri. Keputusan Muhyiddin bermitra dengan UMNO telah dikritik Mahathir.(Rep)

Baca Juga: Ditangkap, WN Malaysia Pembobol ATM Pinta Kuasa Hukum

Baca Juga: Terkuak, Modus WN Malaysia Bobol ATM di Banjarmasin

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cara Media Asing Beritakan Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: 70 Persen Pasien Covid-19 Hanya Miliki Keluhan Minimal
apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Produksi APD dalam Negeri Terus Digenjot
apahabar.com

Nasional

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Massa Datangi MK
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Kalteng Mulai Berbenah
apahabar.com

Nasional

Mahalnya Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Lima Ide Hadiah di Hari Guru Nasional
apahabar.com

Nasional

Pasca Kerusuhan, Situasi Pontianak Kembali Normal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com