apahabar.com Terima “Journalism Emergency Relief Fund” dari Google Demi Cicilan Mobil, Satpam di Banjarbaru Bobol Belasan Ruko! Demokrat-PDIP Berkongsi, ‘Karpet Merah’ untuk Eks Wagub Kalsel Rapid Test Rp 150 Ribu, Bandara Syamsudin Noor Sambut Positif Dua Hari, Belasan Warga Kotabaru Sembuh dari Covid-19




Home Kalsel

Rabu, 12 Februari 2020 - 15:42 WIB

Bicara Banjir, Bang Dhin Mau Kabupaten Kota Punya Dokumen Risiko Bencana

Redaksi - Apahabar.com

Munirah, seorang ibu rumah tangga di Desa Pekauman, Martapura Timur, berada di atas ranjang menengok ke luar dari jendela rumahnya yang direndam banjir sejak akhir pekan kemarin. Foto-dok/apahabar.com

Munirah, seorang ibu rumah tangga di Desa Pekauman, Martapura Timur, berada di atas ranjang menengok ke luar dari jendela rumahnya yang direndam banjir sejak akhir pekan kemarin. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin menginginkan setiap kabupaten dan kota di daerah ini memiliki Dokumen Risiko Bencana (DRB). Hal itu supaya pemerintah daerah bisa lebih awal mengetahui potensi bahaya yang memungkinkan terjadi.

apahabar.com

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin. Foto-Istimewa

“Soal bencana ini hampir setiap tahun, maka dari itu mulai sekarang bersama-sama meminimalisir dampaknya,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang biasa disapa Bang Dhin ini, Rabu (12/2).

 

Dikatakannya, dalam dokumen itu ada berbagai pemetaan, misalnya peta bencana, bahaya, Kerentanan, kapasitas bencana, risiko bencana dan peta risiko multi bahaya.

Baca juga :  Tergiur Cuan, Motif Pemuda Tabalong Nekat bawa 1 Kg Sabu

Sepengetahuannya, masih ada kabupaten kota yang belum memiliki DRB. Dia menyebut baru Batola dan Tanah Bumbu yang memiliki DRB.

Soal dokumen kajian risiko bencana adalah sebuah dokumen penting yang memuat mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran menyeluruh terhadap risiko bencana suatu daerah dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian dan kapasitas daerah.

Dokumen yang merupakan album peta ini akan disosialisasikan kepada seluruh SKPD terkait. Dalam pengurusan perizinan atau pelaporan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), DRB sangat membantu dalam menurunkan indeks bencana.

Baca juga :  Tambah 75 Kasus Positif dalam Sepekan, Semua Kecamatan di Banjarbaru Zona Merah

“Pemerintah daerah yang punya dokumen ini, tentu dapat meminimalisir dampak bencana dari sisi kerugian dan sebagainya,” tutup Bang Dhin.

Baca Juga: Sekda Kotabaru Minta Kadishub Tingkatkan Profesionalisme dalam Bertugas

Baca Juga: Waspada Banjir! BPBD Petakan 3 Titik Rawan di Banjarbaru

Baca Juga: Lantik PCNU Banjar, Haris Makkie Tekankan Periode Bupati Khalilurrahman Belum Berakhir

Baca Juga: Perempuan dalam Budaya Patriarki di Kalsel: Sumur, Dapur, dan Kasur

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menpora RI Apresiasi Event Trail Uncle Hard Enduro Bergerak 2019
apahabar.com

Kalsel

Studi Tiru, Wali Kota Yogya Akui Keberhasilan PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Terancam Sanksi, Pol PP Siap Bangun Tenda di Balai Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sambut Hangat Kebijakan New Normal, Warga Muslim di Kotabaru Rindu Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Corona, Ambulans Ditolak di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dua Siswi di Balangan Ngajar Mengaji demi Bersekolah
apahabar.com

Kalsel

Update 16 Mei: Kalsel Bertambah 47 Pengidap Baru, Banjarmasin Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

DPRD Batola Cegah Karhutla Lewat Perda Terakhir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com