Agar Koalisi Penanggulangan AIDS Banjarmasin Tak Lagi Mati Suri Kebakaran Pekapuran Raya, Bumil Dilarikan ke RS Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin 

Bukan Hanya Pengaron, Luapan Riam Kiwa Juga Rendam Desa di Astambul

- Apahabar.com     Kamis, 6 Februari 2020 - 14:02 WITA

Bukan Hanya Pengaron, Luapan Riam Kiwa Juga Rendam Desa di Astambul

Jalan utama Desa Jati Batu terputus akibat banjir, pengendara harus memutar balik. Foto - apahabar.com/hendra

apahabar.com, ASTAMBUL – Tak hanya merendam beberapa desa di Kecamatan Pengaron, meluapnya Sungai Riam Kiwa juga merendam Desa Jati Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kamis (6/2). Bahkan, Jalan utama Desa Jati Baru di RT 03 terputus lantaran amblas diterjang banjir tersebut.

Seorang penjual makanan ringan asal Cempaka Banjarbaru, Zainal, terpaksa memutar arah, setelah melihat jalan tidak bisa dilalui akibat banjir.

“Rencana mau ke Pasar Jati, melihat jalan tidak bisa dilalui, mau tidak mau harus memutar jalan lain,” tuturnya.

Pun demikian di RT 02, juga ada beberapa jalan yang digenangi banjir. Sebagian besar rumah warga terendam, meskipun hanya sedikit rumah warga yang lantainya terendam banjir.

Kepala Desa Jati Baru, Muhammad Syamsuni menuturkan, banjir di desanya sudah jadi langganan tiap tahun.

apahabar.com

Warga Desa Jati Baru terlihat biasa menghadapi banjir. Malah anak-anak tidak takut bermain. Sebagian warga juga memanfaatkan banjir untuk mencuci kendaraan.

Ia menjelaskan, banjir sudah terjadi sekitar empat hari belakangan, disebabkan intensitas  hujan yang tinggi.

“Selama jalan tidak bisa dilalui, selama itu juga warga harus memutar di jalan lain,” katanya.

Pantauan di lokasi banjir, warga terlihat tidak merasa takut dengan banjir tersebut karena sudah menjadi kebiasaan tiap musim hujan. Bahkan anak-anak banyak yang bermain di jalan yang banjir.

Sebagian warga juga memanfaatkan air banjir untuk mencuci kendaraan mereka.

“Kepada warga agar selalu waspada, takutnya kalau Sungai Riam Kiwa mendadak naik akibat kiriman di hulu,” imbau Syamsuni.

Baca Juga: Ruang Kelas Kebanjiran, Siswa MA Al-Kautsar Belajar di Dalam Masjid

Baca Juga: Kotak Amal Berizin di Banjarmasin Ditandai Stiker

Reporter: ahc22
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Januari 2019, Kantor Imigrasi Kalsel Terbitkan Ribuan Paspor
apahabar.com

Tak Berkategori

Stok Pupuk Subsidi di Kaltim Aman
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di SMPN 1 Banjarmasin usai siswanya terpapar Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi.

Tak Berkategori

Belasan Siswa Terpapar Covid-19, Kadinkes Banjarmasin: Bukan Omicron
Banjir Tabalong

Tak Berkategori

Banjir Tabalong, Polisi Turun Tangan Distribusikan Sembako ke Dapur Umum

Tak Berkategori

Banjir HST; Warga Kesulitan Air Bersih hingga Gatal-Gatal
PTM Tabalong

Tak Berkategori

PTM Tabalong Digelar, Angkutan Kota Gratis Dishub Mulai Diserbu Pelajar
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Baru Covid-19 di Tabalong, Dua Kecamatan Jadi Zona Merah
apahabar.com

Tak Berkategori

Neraca Dagang September Surplus, Rupiah Ditutup Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com