3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Bukan Hanya Pengaron, Luapan Riam Kiwa Juga Rendam Desa di Astambul

- Apahabar.com Kamis, 6 Februari 2020 - 14:02 WIB

Bukan Hanya Pengaron, Luapan Riam Kiwa Juga Rendam Desa di Astambul

Jalan utama Desa Jati Batu terputus akibat banjir, pengendara harus memutar balik. Foto - apahabar.com/hendra

apahabar.com, ASTAMBUL – Tak hanya merendam beberapa desa di Kecamatan Pengaron, meluapnya Sungai Riam Kiwa juga merendam Desa Jati Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kamis (6/2). Bahkan, Jalan utama Desa Jati Baru di RT 03 terputus lantaran amblas diterjang banjir tersebut.

Seorang penjual makanan ringan asal Cempaka Banjarbaru, Zainal, terpaksa memutar arah, setelah melihat jalan tidak bisa dilalui akibat banjir.

“Rencana mau ke Pasar Jati, melihat jalan tidak bisa dilalui, mau tidak mau harus memutar jalan lain,” tuturnya.

Pun demikian di RT 02, juga ada beberapa jalan yang digenangi banjir. Sebagian besar rumah warga terendam, meskipun hanya sedikit rumah warga yang lantainya terendam banjir.

Kepala Desa Jati Baru, Muhammad Syamsuni menuturkan, banjir di desanya sudah jadi langganan tiap tahun.

apahabar.com

Warga Desa Jati Baru terlihat biasa menghadapi banjir. Malah anak-anak tidak takut bermain. Sebagian warga juga memanfaatkan banjir untuk mencuci kendaraan.

Ia menjelaskan, banjir sudah terjadi sekitar empat hari belakangan, disebabkan intensitas  hujan yang tinggi.

“Selama jalan tidak bisa dilalui, selama itu juga warga harus memutar di jalan lain,” katanya.

Pantauan di lokasi banjir, warga terlihat tidak merasa takut dengan banjir tersebut karena sudah menjadi kebiasaan tiap musim hujan. Bahkan anak-anak banyak yang bermain di jalan yang banjir.

Sebagian warga juga memanfaatkan air banjir untuk mencuci kendaraan mereka.

“Kepada warga agar selalu waspada, takutnya kalau Sungai Riam Kiwa mendadak naik akibat kiriman di hulu,” imbau Syamsuni.

Baca Juga: Ruang Kelas Kebanjiran, Siswa MA Al-Kautsar Belajar di Dalam Masjid

Baca Juga: Kotak Amal Berizin di Banjarmasin Ditandai Stiker

Reporter: ahc22
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

4 Prioritas Pembangunan Kabupaten Banjar di 2021
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Melandai, Edukasi Terus Dilakukan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Upacara HUT RI Ke-75 di Kabupaten Banjar Digelar Sederhana
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Terdampak Covid, 380 Guru Agama Non PNS Terima Insentif dari Pemkab Banjar
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Sediakan Tempat Cuci Tangan, Pemkab Banjar Imbau Warga Jaga Kebersihan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Kawasan Sekumpul Akan Ditata, Pengerjaan Dimulai 2021 Mendatang
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Sahrin Terharu, Rumahnya Direhab Program Bakti TNI
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Transisi Menuju New Normal, Buka Tempat Usaha Harus Seizin Gugus Tugas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com