Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Bulog Ekspor Beras Kemasan Renceng ke Arab Pekan Depan

- Apahabar.com Rabu, 5 Februari 2020 - 21:59 WIB

Bulog Ekspor Beras Kemasan Renceng ke Arab Pekan Depan

Seorang petugas memperlihatkan butiran beras di Perum Bulog diver DI Jakarta-Banten, Kelapa Gading, Jakarta, (10/01). Bulog akan mengekspor beras kemasan berukuran 250 gram ke Arab Saudi pada pekan depan. Foto-katadata/Ajeng Dinar Ulfiana

apahabar.com, JAKARTA – Perum Bulog akan mengekspor beras kemasan renceng ke Arab Saudi pekan depan guna memenuhi kebutuhan konsumsi pangan warga negara Indonesia yang bekerja di sana, maupun yang tengah beribadah umroh dan haji di negara tersebut.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan ekspor beras renceng kemasan 250 gram tersebut sebanyak delapan kontainer. Sebelumnya, perusahaan importir Arab Saudi telah berkunjung ke Kantor Bulog, melakukan uji rasa, hingga akhirnya melakukan kontrak pembelian beras dengan Bulog.

“Untuk tahap awal ini insyaAllah minggu depan, sebanyak delapan kontainer. Semua sudah kita siapkan. Kebetulan yang diminta Arab Saudi sudah dalam produk jadi beras renceng,” kata Budi Waseso yang akrab disapa Buwas usai menghadiri rapat di Komisi VI DPR Jakarta, Rabu.

Buwas menjelaskan ekspor beras ke Arab Saudi ini tidak hanya berhenti pada jenis beras renceng saja, melainkan juga pada beras kemasan 5 kilogram dan 10 kilogram pada tahap selanjutnya.

Ada pun beras yang diekspor ini berasal dari pengadaan beras lokal dalam negeri untuk memenuhi permintaan importir Arab Saudi. Namun demikian, Buwas enggan menyebutkan nilai ekspor beras renceng itu.

“Bagi saya ini bukan soal nilainya, berarti kita sudah bisa ekspor, karena itu justru menguntungkan buat kita,” kata Buwas.

Buwas menegaskan bahwa beras yang diekspor tersebut sudah terjangkau, seperti yang diinginkan pihak Arab Saudi. Kondisi tersebut mengingat harga beras Indonesia umumnya sulit bersaing di luar negeri karena tingginya biaya produksi.

Ada pun saat ini stok beras di gudang Bulog mencapai 1,8 juta ton, terdiri dari beras CBP (cadangan beras pemerintah) sebanyak 1,7 juta ton dan beras komersial 121.162 ton.(Ant)

Baca Juga: Ekonomi Melambat, Jokowi: Negara Lain Malah Anjlok

Baca Juga: Adaro Konsisten Penyumbang Devisa Negara Terbesar

Baca Juga: Imbas Fatwa Haram Vape Terhadap Pengusaha Liquid di Kalsel

Baca Juga: Luas Lahan Sawah Indonesia Terverifikasi 7,4 Juta Ha

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Anti-Mainstream, Transaksi Pasar di Banjarmasin Gunakan Dirham dan Dinar
apahabar.com

Ekbis

Produksi Migas Naik, Kinerja Sektor Hulu Memuaskan
apahabar.com

Ekbis

Selain Menjual Oleh-Oleh, Pokta Tabalong Juga Pasarkan Ini
apahabar.com

Ekbis

Intip Dua Kapal Baru Pengangkut BBM Pertamina International Shipping
apahabar.com

Ekbis

IHSG Dibuka Menguat, Ikuti Naiknya Bursa Asia
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Segera Perluas Sistem Pembayaran Non Tunai
apahabar.com

Ekbis

Empat Jawara Dunia Games Campus League Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Program Mahakam Telkomsel Tawarkan Hadiah Umroh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com