MPP Banjarbaru Bawa Angin Segar, Investasi Lampaui Target hingga 124 Persen Peredaran Rokok Ilegal Tinggi, KAKI Kalsel Geruduk Kantor Ditjen Bea Cukai Status Siaga Banjir di Balangan Berlaku hingga 12 Desember Waspada Banjir Rob, BPBD Tanah Bumbu Ingatkan Warga Pesisir Laut Puncak Harjad ke-56 Tabalong, Momentum Melanjutkan Estafet Pembangunan Lebih Maju

Bupati Kobar Kesal, Hotel Swiss Belin Masih Bandel Bayar Pajak

- Apahabar.com     Jumat, 14 Februari 2020 - 12:57 WITA

Bupati Kobar Kesal, Hotel Swiss Belin Masih Bandel Bayar Pajak

Bapenda Pemkab Kobar memasang stiker pemberitahuan bahwa Hotel Swiss Bell tidak bayar pajak di pintu masuk, akhir Oktober 2019 lalu. Foto-dok

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurdiyah akan mengambil jalur hukum terkait sikap manajemen Hotel Swiss Belin, Pangkalan Bun yang belum meyelesaikan tunggakan pokok pajak ke daerah.

Padahal, pihak pemerintah setempat sudah memberikan toleransi batas waktu lama agar tunggakan Rp5,1 miliar segera diselesaikan. Namun, sesal Nurdiyah, hingga kini belum ada itikad baik dari manajemen hotel.

“Yah kami akan lakukan rapat kembali dengan tim yustisi guna mencari jalan terbaik. Dan kami berharap ada itikad baik dari managemen untuk bisa menyelesaikan pokok tunggakan pajak,” kata Bupati kepada wartawan.

“Kami juga akan bahas masalah ini dengan DPRD dan Kejaksaan untuk melakukan upaya ke depan. Sehingga nanti ada saran masukan dari banyak pihak, termasuk menyiapkan langkah hukum. Karena waktu yang diberikan sudah cukup lama untuk melakukan pembayaran tunggakan tersebut,” tegas Bupati, usai rapat Paripurna DPRD, Kamis (13/2).

Sebab lanjutnya, besaran pokok pajak yang tertunggak itu bisa untuk perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana publik di Kobar.

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Kobar, Mulyadin menegaskan pihaknya sangat mendukung langkah tegas yang akan di tempuh oleh Pemkab Kobar dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Kalau dilihat dari nilai nominal, ya itu bukan uang yang sedikit. Maka, langkah tegas harus ditempuh dan kami siap mendukung,” kata Mulyadin.

Jika pihak manajemen tidak mau menyelesaikan secara baik-baik atau mencicil tunggakan pokok pajak, maka lanjut Mulyadin, langkah hukum yang berbicara. Karena hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Seperti telah beritakan apahabar.com Oktober 2019 silam, Tim Yustisi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah memberikan peringatan keras terhadap manajemen Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun, lantaran dianggap menunggak pajak Rp5 miliar lebih.

Peringatan keras itu berupa teguran lewat spanduk yang ditempel Dispenda Kobar di depan pintu masuk hotel. Bertuliskan “Objek Pajak Ini Belum Melunasi Kewajiban Pajak Daerah.

Baca Juga: Ketua RT Lindungi Bisnis Esek-Esek, Bupati Kobar Berang

Baca Juga: Bupati Kobar Akan Buka Pasar Hewan Qurban

Reporter: AHC 16
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Januari hingga Oktober 2020, 417 Hektare Lahan di Kapuas Kalteng Terbakar
4 Bangunan Walet

Kalteng

Jatuh dari Lantai 4 Bangunan Walet, Tukang Bangunan di Palangka Raya Tewas
apahabar.com

Kalteng

Perangi Covid-19 Ala Ahli Gizi Kalteng: Kuncinya Jangan Panik

Kalteng

Kantornya Digeledah Kejaksaan, Begini Tanggapan Ketua KPU Kapuas
Tenaga Kontrak

Kalteng

Uji Kompetensi Ribuan Tenaga Kontrak di Kapuas, Registrasi Berakhir Besok
Wabup Kotim

Kalteng

Viral Wabup Kotim Dibentak Bos Miras, Berkelit Ditanya Izin
apahabar.com

Kalteng

Peredaran Narkoba di Kalteng Terbesar Kelima di Indonesia
Babinsa

Kalteng

Babinsa Koramil 04/ Selat Kapuas Dampingi Tim Monev Dana Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com