Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Bursa Saham Australia Dibuka Melemah

- Apahabar.com Jumat, 21 Februari 2020 - 10:19 WIB

Bursa Saham Australia Dibuka Melemah

Seorang investor berdiri di depan papan yang memperlihatkan harga saham di Australian Securities Exchange (ASX) di Sydney, Australia. Foto-Reuters via Antara

apahabar.com, SYDNEY – Saham-saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi. Kerugian luas menyeret pasar, meskipun ada kenaikan di sektor industri.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 8,80 poin atau 0,12 persen menjadi 7.153,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 9,70 poin atau 0,13 persen pada 7.245,50 poin.

Saham-saham konsumen turun tajam setelah melonjak sehari sebelumnya, sementara itu layanan kesehatan teknologi dan komunikasi semua merosot.

Saham sumber daya dan bank hampir datar di awal perdagangan, sementara industri menguat sekitar 0,40 persen.

Sementara itu dolar Australia bertahan di level terendah dalam lebih dari satu dekade. Karena lonjakan angka pengangguran mengumpulkan tekanan yang sudah dirasakan oleh pasar global.

“Investor Australia mendapat napas hari ini ketika laporan keuangan perusahaan lokal mendekati angka tiga perempat. Dengan sisa satu minggu, penjualan dan laba berjalan sekitar satu persen di bawah perkiraan,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia terangkat dengan Commonwealth Bank naik 0,01 persen, ANZ naik 0,39 persen, National Australia Bank naik 0,11 persen dan Westpac Bank naik 0,35 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan Rio Tinto turun 0,05 persen, Fortescue Metals turun 1,72 persen dan BHP turun 0,29 persen, namun penambang emas Newcrest naik 1,10 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search turun 0,55 persen, Santos turun 0,25 persen dan Woodside Petroleum naik 0,33 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,50 persen, dan Woolworths turun 1,01 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,79 persen, maskapai nasional Qantas kehilangan 0,75 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,46 persen. (Ant)

Baca Juga: Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tak Cuma Jeruk, Batola Juga Punya Ladang Melon di Sidomakmur
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Kembali Terkoreksi Seiring Pelemahan Mata Uang Kawasan Asia
apahabar.com

Ekbis

Di Indonesia, WhatsApp Pay Bakal Jadi Penantang Kuat Gopay dkk
apahabar.com

Ekbis

Mobil Rusak Akibat Banjir, Klaim Mungkin Ditolak Asuransi
apahabar.com

Ekbis

Fed Beri Sinyal Tetap Longgarkan Kebijakan, Rupiah Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Raup Belasan Juta dari Perpaduan Jeans dan Kain Etnik Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Waspadai Gejolak Ekonomi Global 2020
apahabar.com

Ekbis

Riau Peroleh Rp 109 Miliar dari Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com