Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Ciptakan Pemilukada Aman dan Damai, KAMMI Banjarmasin Punya Trik

- Apahabar.com Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:08 WIB

Ciptakan Pemilukada Aman dan Damai, KAMMI Banjarmasin Punya Trik

Diskusi publik di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin untuk Pemilukada damai. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus Money Politics atau politik uang kerap menghantui pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).

Hasilnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berserta unsur terkait dipaksa bekerja maksimal untuk menangkal konflik itu.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) merasa terpanggil untuk menciptakan Pemilukada 2020 di Kalsel yang aman dan damai.

Salah organisasi pemuda ini menggelar Diskusi Publik di Aula Kayuh Baimbai Pemkot Banjarmasin, Sabtu (22/2).

Ketua Umum PD KAMMI Banjarmasin Muhammad Alfiansyah berkata Pemilukada merupakan perhatian semua pihak khususnya pemuda.

Otomatis, KAMMI berkeinginan mengawal tahapan hingga pasca penyelenggara pesta demokrasi tersebut. Dan menciptakan Pemilukada tanpa gangguan seperti politik uang.

“Tahun 1997 Banjarmasin punya sejarah kelam tentang Pemilu dan tujuan kita mencegah hal itu terulang,” ucap Alumni Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin ini.

Hal demikian, ia menuturkan sudah merupakan seruan nasional.

Setiap daerah KAMMI berkomitmen mengawal Pemilukada yang aman dan damai. Tentu dengan arahan dan bantuan dari KPU, Bawaslu serta instansi setempat.

Salah satu pengawalan tersebut dengan sosialisasi bahaya money politics kepada pemilih. Dan melaksanakan simulasi pemilihan hari pencoblosan.

Sebab, lanjut dia warga merupakan pemilih kebanyakan tidak mengetahui teknis dan aturan Pilkada 2020.

“Kita akan jemput bola, karena pemilih ini terus bertambah dan berbarengan dengan kasus politik uang juga,” pungkas Alfi.

Disana yang sama, KAMMI juga launching program Gerakan Pencerdasan Pemilu (Gercap). Ketentuan tersebut untuk menjawab semua permasalahan yang ada khususnya untuk penyelanggaraan Pemilukada.

“Dalam program ini ada tiga aspek penting yang kita gelorakan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kodim 1007/Banjarmasin, Polresta, Bawaslu, KNPI hingga aktivis.

Baca Juga: Dana Hibah Pengamanan Pilwali Banjarbaru Resmi Ditandatangani

Baca Juga: Maju di Pilkada Kotabaru, Zairullah Juga Akui Kantongi Restu di Luar Partai

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Alasan Bekas Reklame Berceceran di Ahmad Yani Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Saksikan Langsung Penampilan Bima Cilik Barikin
apahabar.com

Kalsel

Terbang ke Jakarta dan Bali Wajib Sertakan Hasil Swab Negatif
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Tambak Muara Kintap Geruduk Kantor Gubernur Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Klaster Gowa Sumbang 9 Pasien Covid-19 di Tala
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik..!! Layanan BPJS Gratis Sentuh HST
apahabar.com

Kalsel

Lewat APBD Perubahan Banjarmasin, Kebutuhan RSUD Sultan Suriansyah Dilengkapi
apahabar.com

Kalsel

Tegakan Disiplin Adaptasi Kebiasaan Baru, Polres Tapin Sasar Sejumlah Pasar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com