BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Dewan Beber Fakta Banjir di HSU yang Makin Menggila

- Apahabar.com Rabu, 12 Februari 2020 - 12:14 WIB

Dewan Beber Fakta Banjir di HSU yang Makin Menggila

Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi ketika meninjau dan mengantar bantuan bagi korban banjir di Desa Danau Terate, Senin. Foto-Antara/KominfoHSU

apahabar.com, BANJRMASIN – Pemerintah diminta mengusut tuntas penyebab banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sampai hari ini, banjir telah merendam lebih dari lima ribu rumah, dan sejumlah fasilitas umum dan kesehatan. Sekolah-sekolah pun diliburkan.

Baca Juga: Kalsel Dilanda Banjir, Pemprov Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Pemerintah juga disebut lambat, untuk mengatasi soal banjir yang sering merendam rumah warga di HSU.

“Sudah dari dulu saya mengusulkan, supaya pemerintah bertindak cepat supaya Kota Amuntai itu tak tenggelam saat mendapat air kiriman,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel, Hormansyah, Rabu (12/2).

Dia menantang tim teknis pemerintah buka-bukaan terkait penyebab banjir yang semakin tahun semakin meluas.

Fakta-fakta banjir Amuntai. Infografis-apahabar.com/Zulfikar

Sebab, Horman menduga salah satu penyebab banjir yang makin menggila ini adalah tambang batu bara.

“Misalnya, kalau masalahnya akibat tambang, buka aja supaya pada tahu,” sambungnya.

Horman kira bukan saatnya lagi untuk pemerintah sekadar berwacana. Program-program yang sudah dirancang sejak awal mesti diterapkan. Termasuk menormalisasi sungai.

Normalisasi sungai sejak lama harusnya sudah dilakukan. Sebab, dari catatan BPBD Kalsel, Sungai Amuntai sudah lama tidak dinormalisasi.

Banjir tahunan yang melanda HSU berasal dari kiriman air Kabupaten Tabalong dan Balangan. HSU daerah pertemuan dua sungai dari dua wilayah tersebut.

Letak HSU terbilang lebih rendah daripada Tabalong dan Balangan. Inilah yang menyebabkan genangan air di HSU makin hari makin dalam.

Terlebih, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan tinggi juga terus turun hingga April nanti. Dalam 2-3 hari ke depan, terhitung sejak kemarin, diprediksi debit air masih akan terus naik.

Horman mendorong pemerintah mengontrol izin dan mereklamasi tambang di Kabupaten Tabalong dan Balangan.

“Pemerintah juga harus membuat embung atau mengeruk sungai-sungai yang mengalami pendangkalan,” jelas dia.

Baca Juga: Alasan Banjir di HSU Lebih Parah daripada Tabalong

Status Darurat Banjir

Dewan Beber Fakta Banjir di HSU yang Makin Menggila

Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel, Hormansyah. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

DPRD HSU mendukung langkah pemerintah menetapkan HSU sebagai daerah darurat banjir.

Hingga Rabu, 12 Februari, 8 kecamatan dari 10 kecamatan dilaporkan 70 persen wilayahnya tergenang banjir. Sebanyak 5,757 rumah, berdasarkan data BPBD Kalsel, terendam banjir.

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk menetapkan status darurat banjir karena masyarakat yang terdampak banjir saat ini sangat mengharapkan bantuan pangan, obat-obatan dan sandang,” ujar Anggota DPRD Hulu Sungai Utara Junaedi di Amuntai, Selasa (11/2), dilansir apahabar.com dari Antara.

Status darurat banjir dinilai memang harus ditetapkan karena kondisi di lapangan memang demikian. Penetapan status darurat banjir akan membuat BNPB Pusat mencairkan dana bantuan tanggap darurat banjir senilai Rp5 miliar bagi kabupaten tersebut.

DPRD juga menyerahkan dana bantuan operasional bagi posko bencana banjir senilai Rp5 miliar yang diserahterimakan Wakil Ketua I DPRD H Faturrahim kepada Wakil Bupati H Husairi Abdi.

Sebelumnya, BPBD telah mendirikan Posko Gabungan dengan personel yang bertugas, yaitu BPBD HSU 20 orang, TNI/ Polri 14 orang, Dinas kesehatan 6 orang, Tagana 10 orang, PMI 3 orang, RAPI 3 orang, BPBD Provinsi Kalsel 4 orang. Mereka aktif melakukan patroli imbauan.

Baca Juga: Lokasi Banjir di Amuntai Jadi ‘Waterboom’ Dadakan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Punya Anak Sarjana, Penjual Pentol di Tanbu Berharap Program Pendidikan Gratis Mardani H Maming Diteruskan
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Haul Guru Sekumpul Padati Posko Makan Gratis
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat
apahabar.com

Kalsel

Begini Cara Iptu Kamarudin Habiskan Akhir Pekan Bersama Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Hujan Kembali Mengguyur

Kalsel

Geger Penyakit Cacar Monyet, KSOP Jamin Banjarmasin Aman
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Pendaftar CPNS Kalsel Dalam Sepekan, BKD: Dominan Guru
apahabar.com

Kalsel

Masifnya Karhutla Penyebab Ditutup Sementara Tahura Sultan Adam Mandiangin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com