apahabar.com
Ilustrasi ruang isolasi pasien suspect corona. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Dua anak buah kapal atau ABK MV Vega Rose yang sandar di Kotabaru tengah menjalani perawatan medis di RSUD setempat.

Keduanya sempat bikin heboh lantaran mengalami gejala demam tinggi sepulang berlayar dari China menggunakan kapal berbendera Panama itu. Terbaru, kondisi keduanya disebut stabil.

“Kondisi keduanya saat ini masih stabil. Suhu mereka juga tergolong normal sama seperti kemarin. Tidak ada tanda-tanda Corona,” ujar Cipta Waspada, Plt Dirut RSUD Kotabaru, saat dihubungi apahabar.com Jumat (14/2) sore.

Dari hasil pemeriksaan cepat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kotabaru, didapati suhu tubuh dua ABK itu berkisar 32-37 derajat celcius.

Meski begitu, Cipta bilang satu orang ABK berinisial AB tensinya sedikit naik. Kemungkinan, itu karena dia stres menjalani perawatan atau berada diisolasi RSUD Kotabaru.

“Yang satu, inisial AB tensinya sedikit naik. Tapi suhunya stabil. Yah, kemungkinan dia stres aja itu, mas,” ujar Cipta menerangkan.

Baca Juga: Dua ABK Negatif Corona di Kotabaru 3 Kali Singgah di China

Baca Juga: Polisi Soal ABK Kotabaru Negatif Corona: Diobservasi 3 Hari

Sebelumnya, dua ABK ini sempat bikn heboh karena terindikasi mengalami gejala corona. Belakangan, indikasi itu dibantah oleh pihak RSUD. Keduanya hanya mengalami demam, atau ISPA.

Adapun dua ABK itu berdomisili di Rembang Jawa Tengah yakni berinisial RW (24) tahun, dan satunya lagi berinisal AB (47) tahun dari Tegal Jawa Tengah.

“Perlu kami perjelas. Supaya masyarakat tenang, dua ABK kapal asing yang dirawat di RSUD Kotabaru belum bisa dipastikan terserang virus Corona,” ujar Cipta saat jumpa pers Kamis malam di Kotabaru.

Namun demikian, Cipta juga bilang kalau kapal asing tersebut sebelumnya sempat tiga kali sandar atau singgah di pelabuhan negara Cina.

“Pertama, kapal itu sempat singgah di pelabuhan Tianjing Cina tanggal 19 Januari 2020. Kedua singgah di pelabuhan Jingtan Cina di 28 Januari 2020, serta terakhir tanggal 3 Februari 2020 mampir di pelabuhan Zhenjiang Cina,” kata Cipta.

Kendati demikian, sesuai hasil koordinasi dengan dokter spesialis paru di RSUD Ulin Banjarmasin diputuskan tidak merujuk dua orang ABK tersebut ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Untuk keduanya juga akan dilakukan observasi selama tiga hari ke depan.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan dokter spesialis paru di RSUD Ulin bahwa yang bersangkutan tetap di rawat di RSUD Kotabaru. (Di ruang isolasi) tiga hari ke depan untuk diobservasi,” terangnya.

Namun demikian, Cipta juga bilang, apabila kondisinya membaik akan dipulangkan. Namun jika sebaliknya, keduanya akan dirujuk ke Banjarmasin.

Baca Juga: Dinkes Sebut Dua ABK di Kotabaru Negatif Corona

Baca Juga: ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona, Warga Diminta Tenang

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah