Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup!

Din: Gus Sholah Tokoh Pemersatu

- Apahabar.com Senin, 3 Februari 2020 - 14:47 WIB

Din: Gus Sholah Tokoh Pemersatu

Gubernur Jatim sambut kedatangan jenazah Gus Sholah. Foto-Humas Pemprov Jatim

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) merupakan pribadi kiai yang mempersatukan.

“Gus Sholah adalah seorang kiai, pemimpin Pondok Pesantren Tebuireng. Selain itu, beliau adalah seorang negarawan, figur nan penuh dengan kearifan dan kebijaksanaan serta cenderung mempersatukan,” kata Din kepada wartawan di Jakarta, Senin (03/02).

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia itu mengatakan Gus Sholah beberapa kali mengajak Din untuk mempertemukan para tokoh Islam guna menyatukan pikiran terhadap masalah-masalah kebangsaan dan menghadapi gejala pemecahbelahan umat oleh umat sendiri.

Gus Sholah, kata Din, beberapa kali mengajak diadakannya pertemuan para tokoh tetapi belum menjadi kenyataan hingga adik mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu berpulang.

Menurut Din, kepergian Gus Sholah ke hadirat Sang Pencipta adalah kehilangan besar bagi umat dan bangsa. Kepergiannya justru terjadi pada saat umat memerlukannya.

“Semoga niat baik itu ada yang meneruskannya dan arwah almarhum di alam ‘barzah’ ikut berbahagia menyaksikannya,” kata dia.

Din mengatakan Gus Sholah memiliki keprihatinan mendalam terhadap keterpecahan umat dan rendahnya semangat menggabungkan ajaran (qiyadah) merekatkan ukhuwah Islamiyah baik antar organisasi maupun dalam satu organisasi.

“Menurut almarhum, banyak yang terjebak pada ‘hubbud dunya’ atau pragmatisme dan materialisme,” kata dia.

Din mendoakan agar almarhum termasuk golongan jiwa yang tenang dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah dan dimasukkan dalam surga-Nya.(Ant)

Baca Juga: Cegah Longsor, Jokowi Tanam Akar Wangi di Sukajaya Bogor

Baca Juga: Warga Sukajaya Bogor: Seperti Mimpi Dikujungi Presiden Jokowi

Baca Juga: Tiba di Juanda, Peti Jenazah Gus Sholah Diangkat 4 Pejabat Utama Forkopimda Jatim

Baca Juga: Rampung dalam 8 Hari, RS di China Mulai Terima Pasien Virus Corona

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Bunuh Diri, Wakasat Polresta Banjarmasin: Itu Anak Didik Saya
apahabar.com

Nasional

Tanggapi Isu ‘Mengcovidkan’ Pasien, PERSI: Ini Merugikan Pelayanan Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Kemendagri: 99% Perekaman e-KTP Cukup untuk Pilkada Demokratis

Borneo

Hari Terakhir Uji Emisi, Pemkot Target 1.500 Kendaraan R4
apahabar.com

Nasional

Masuk Komplotan Pencuri, Seorang Caleg di Tangkap Polisi
apahabar.com

Nasional

Libur Tambahan Wajib Disertai Perbaikan Kinerja PNS
apahabar.com

Nasional

PLN Klaim 90 Persen Listrik di Daerah Tsunami Lampung Sudah Pulih
apahabar.com

Nasional

Update Natuna, Kapal Perang China Mondar-mandir di Perairan Utara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com