Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona
Salah satu ABK kapal China diantar menuju IGS RSUD Kotabaru sebeluma dibawa ke ruang perawatan khusus, Kamis (13/2) sore. Tampak petugas medis RS menggunakan alat pelindung khusus. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) angkat bicara terkait kabar dua anak buah kapal atau ABK yang dirawat intensif di RSUD Kotabaru.

Dinkes menyebut pasien yang dirawat di RSUD Kotabaru negatif terjangkit virus corona atau novel Coronavirus (2019-nCoV).

“Tidak betul kalau dinyatakan suspek. Masih dipantau, belum perlu untuk dirujuk ke RS Ulin,” kata Kepala Dinkes Kalimantan Selatan Muslim saat dihubungi apahabar.com melalui seluler, Kamis (13/2) malam.

Kepastian itu Muslim sampaikan seusai dua pasien tersebut menjalani pemeriksaan di RSUD Kotabaru.

Pasien telah melakukan pemeriksaan berupa pengambilan cairan hidung, tenggorokan dan dahak.

Hasilnya salah satu dari pasien ini hanya mengalami sesak nafas biasa, karena terdeteksi menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Tidak seperti orang yang mengidap corona mengalami sesak nafas akut.

“Satunya lagi hanya pembengkakan jantung,” ujarnya.

Muslim juga membantah jika pasien tersebut akan dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin. Sebab, kedua pasien yang disebut merupakan warga Kalsel ini masih diawasi kesehatannya oleh petugas RSUD Kotabaru sampai 3 hari ke depan.

Penanganan ini tidak lain, lanjut dia, menyusul kekhawatiran yang terjadi karena kedua ABK tersebut bekerja di dalam kapal asing.

“Dia sebenarnya tiga orang sama juru masak, tapi sudah dinyatakan sehat dan dibolehkan pulang ke Batulicin,” pungkasnya.

Muslim mengimbau supaya warga Kalsel tetap tenang dengan pemberitaan yang ada. “Ya kita maksimalkan berupaya untuk warga tenang,” tuturnya.

Sebelumnya, dari informasi RSUD Kotabaru, dua ABK terindikasi corona karena mengalami gejala demam tinggi.

“Ya. Sore tadi ada masuk dua orang. Mereka mengalami demam. Memang mirip dengan gejala corona. Tapi, kami belum bisa memastikan itu positif atau tidak,” ujar Dokter Joko, Kasi Pelayanan Medik di RSUD Kotabaru

Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona

Reporter: Bahaudin Qusairi/Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah