Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Dirut Bulog Paparkan Keunggulan Beras Anti Stunting di Hari Pers Nasional 2020

- Apahabar.com Minggu, 9 Februari 2020 - 16:24 WIB

Dirut Bulog Paparkan Keunggulan Beras Anti Stunting di Hari Pers Nasional 2020

Dirut Bulog, Budi Waseso paparkan keunggulan beras anti stunting saat Hari Pers Nasional 2020 di Kalsel. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Perum Bulog mendukung penuh rencana pemerintah untuk menciptakan SDM unggul melalui strategi percepatan pencegahan stunting (anak kerdil) dan program percepatan perbaikan gizi masyarakat melalui penyediaan pangan yang sehat yaitu beras berfortifikasi (bervitamin).

Hal itu dipaparkan langsung Direktur Utama Perum Bulog pada Seminar Nasional dengan tema Pemetaan Masalah dan Solusi Penangangan Stunting dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional tahun 2020 bertempat di Rumah Sakit Ulin, Banjarmasin, Sabtu (8/2) kemarin.

“Perum Bulog siap bekerja sama dengan semua pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah guna memberikan layanan pangan yang menambah gizi bagi masyarakat,” ucap Dirut Bulog, Budi Waseso melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Minggu (9/2).

Dalam paparannya, Budi Waseso menyampaikan, beras fortifikasi dapat menjadi jembatan integrasi kebijakan antar program pemerintah.

Sehingga dapat mengurangi dan menangani prevalensi stunting serta anemia di Indonesia melalui integrasi dengan program BPNT/Kartu Sembako, pengelolaan CBP serta program pangan lainnya.

“Dengan integrasi kebijakan, diharapkan dapat menghasilkan SDM berkualitas dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan bangsa yang kreatif, produktif dan berdaya saing tinggi,” ujar Budi Waseso.

Beras fortifikasi atau beras bervitamin yang akan disalurkan oleh BULOG merupakan beras sehat yang diperkaya dengan beberapa mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, vitamin B12, zat besi dan seng (Zn).

Ia menambahkan, BULOG ingin membangun kesepahaman tentang beras bervitamin (beras fortifikasi), proses produksi dan rencana pengembangan kernel sebagai local product.

Kemudian, membangun kesepahaman pentingnya integrasi antar program pemerintah dalam percepatan pencegahan dan penanganan stunting, juga terhadap ketahanan pangan.

“Harapannya seminar ini dapat memberikan manfaat bagi semua, terutama dalam terwujudnya ketersediaan dan keterjangkauan pangan yang sehat dan bergizi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berbicara fortifikasi pangan di Indonesia bukan hal yang baru. Pada tahun 1986, pemerintah melalui Kemenkes telah berhasil mengatasi masalah penyakit gondok melalui kebijakan yang mewajibkan fortifikasi garam dengan Iodium.

Pada tahun 2003, pemerintah juga telah mewajibkan fortifikasi tepung terigu dengan enam jenis vitamin dan mineral. Fortifikasi minyak goreng dengan vitamin A juga sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu dan sedang dalam proses untuk diwajibkan.

“Oleh karena itu, terkait dengan tugas Bulog untuk mendukung program pemerintah dalam intervensi gizi sensitif melalui peningkatan akses pangan bergizi. Bulog telah berinovasi dengan menyiapkan beras fortifikasi yang salah satunya dapat disalurkan kepada masyarakat berpendapatan rendah dengan harapan dapat semakin berdaya ungkit untuk percepatan perbaikan gizi masyarakat,” tandasnya.

Sekedar diketahui, seminar yang dihadiri 300 peserta ini dibuka dengan keynote speech oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

Hadir juga narasumber lainnya dalam seminar itu, yakni Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Direktur Komunikasi Danone Indonesia Arif Mujahidin.

Baca Juga: HPN 2020, Menkominfo: Produksi Hoaks Menguras Energi!

Baca Juga: HPN 2020, Ilham Bintang: Deklarasi JMSI Penting dan Perlu Diapresiasi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Segera Isi Jabatan Kosong, Simak Sosok Plt Kasatpol PP dan Direktur RSUD Sultan Suriansyah
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Moge Kalsel Salurkan APD ke Pejuang Medis di Zona Merah
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Motif Perampokan Brutal di Kelumpang Hulu Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

MUI Pastikan Salat Jumat di Kotabaru Ikut Ditiadakan

Kalsel

Di Kalsel, Pengedar Pakai Wanita Jadi Gudang Sabu
apahabar.com

Kalsel

Hasil Uji Swab Masif Kalsel: 215 Positif Covid-19, Kabupaten Banjar Terbanyak
apahabar.com

Borneo

Polres Sintang Amankan 10 Pengedar Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Perjuangkan Meratus, Puluhan Mahasiswa Ajak Masyarakat Jaga Paru-paru Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com