Dugaan Skimming Bank Kalsel, Polisi Endus Kecurigaan Baru Daftar Bersamaan dengan KIB, PSI: Tanda-Tanda Alam Nih! Banjarbaru Ibu Kota Baru, Ovie Minta Petani Tak Tergiur Alihfungsi Lahan Datangi KPU, PSI Selipkan Aspirasi Rakyat melalui Tulisan di Kaos Polda Kalsel Respons Desakan IPW Copot AKBP AB Dkk
agustus

DMI: Masjid di Indonesia Tidak Terganggu Saudi Setop Bantuan

- Apahabar.com     Minggu, 2 Februari 2020 - 21:01 WITA

DMI: Masjid di Indonesia Tidak Terganggu Saudi Setop Bantuan

Ilustrasi seorang nazir masjid membersihkan halaman Masjid Raya Medan. Foto-medanbisnis/dedy rizky ginting

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Departemen Pemuda Dewan Masjid Indonesia Arief Rosyid Hasan menyebutkan masjid-masjid di Indonesia tidak terganggu dengan penghentian dana bantuan masjid dari Arab Saudi.

Pemerintah Saudi telah memutuskan tidak akan lagi mendanai masjid di negara-negara asing.

“Indonesia merupakan satu dari dua negara yang pengelolaan masjidnya tidak bergantung kepada pemerintah maupun bantuan asing,” jelas Arief dikutip apahabar.com dari Republika.co.id, Minggu (02/02).

Beberapa masjid di Indonesia memang ada yang mendapatkan bantuan pendanaan, hanya saja itu tidak bersifat rutin. Mereka biasanya memberikan bantuan ketika pembangunan masjid.

“Saudi memang beberapa kali memberikan bantuan tetapi tidak bersifat rutin, dan itu hanya beberapa masjid saja,”ujar dia.

Selama ini pengelolaan masjid di Indonesia langsung dikelola masyarakat. Selain Indonesia, hanya masjid di Pakistan dikelola dengan cara yang sama.

Dengan adanya penghentian pendanaan, Arief menyarankan agar masjid-masjid di luar negeri dapat belajar kepada Indonesia. Sehingga, aktivitas masjid yang selama ini berlangsung tidak terganggu.

Banyak hal yang dapat dipelajari dalam pengelolaan masjid di Indonesia, tidak hanya pendanaan tetapi juga ajaran-ajaran Islam dan berbagai kegiatan yang diselenggarakan di setiap masjid.

Sebelumnya, mantan menteri Peradilan Arab Saudi, Mohammed Bin Abdul-Karim Issa, mengumumkan negaranya tidak akan lagi mendanai masjid di negara-negara asing. Dalam hal ini, Saudi akan membentuk dewan administratif lokal untuk setiap masjid yang bekerja sama dengan pihak berwenang setempat.

Hal ini bertujuan agar masjid-masjid itu ditangani oleh pihak yang tepat. Salah satu masjid yang kini dihentikan pendanaannya adalah masjid yang terdapat di Swiss.(Rep)

Baca Juga: Pemkab Banjar Gelar Rakor Jelang Haul Sekumpul Ke-15

Baca Juga: Penginapan Gratis PPS Sekumpul Ludes Dipesan Jemaah

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Jika Jemaah Haji Kalsel Berangkat Tahun Depan, Kemenag Janji Sesuai Urutan
apahabar.com

Religi

Tidak Hanya Indonesia, 5 Negara Ini Juga Tidak Berangkatkan Haji 2020

Religi

Ulama Arab Saudi Fatwakan Organisasi Ikhwanul Muslimin Sesat
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020

Religi

Simak Fatwa Muhammadiyah Soal Salat Tenaga Medis Covid-19
apahabar.com

Religi

Gus Baha: Senang Dunia Itu Penting, Asal…
doa

Religi

Agar Terhindar dari Banjir, Nabi Muhammad Memanjatkan Doa Ini
apahabar.com

Religi

Kecewa dengan Aksi Cina di Natuna, MUI: Kaji Ulang Hubungan dengan Mereka
apahabar.com

Religi

Peringati Maulid Nabi, Menag: Perbanyak Sholawat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com