Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Eddy dan Sanco Siap ‘Betarung’ Menuju Kursi Ketua KONI Kalteng

- Apahabar.com Selasa, 18 Februari 2020 - 20:43 WIB

Eddy dan Sanco Siap ‘Betarung’ Menuju Kursi Ketua KONI Kalteng

KONI Kalteng akan menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musoprovlub) 23 Februari 2020 mendatang. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah akan menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musoprovlub) 23 Februari 2020 mendatang.

Dua kandidat, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Syamsuri dan Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbaki) Kalimantan Tengah Christian Sancho bakal ‘bertarung’ untuk bisa menjadi Ketua Umum KONI Kalteng periode 2020-2024.

Eddy mantap maju sebagai salah satu calon, dengan izin Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Tetapi ternyata Sancho juga mendapat restu dari gubernur saat maju di Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov), yang menjadi salah satu rival Rahmadi G Lentham.

“Saya waktu itu dipanggil gubernur ke rumah jabatan sebelum pelaksanaan Musorprov.
Mohammad Rasad Samuel cabor anggar saksi hidupnya,”kata Sancho di Palangka Raya, Selasa (18/2).

Menurut Sancho, gubernur memberikan arahan lisan dan mempersilahkan dirinya maju sebagai Ketua KONI Kalteng. Sedangkan Rahmadi tetap sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kalteng.

“Rahmadi pegang PP, saya Koni, sesuai dengan kebiasaan masing-masing. Rahmadi ahli pasal-pasal, saya hobi olahraga,” ujarnya menceritakan.

Sancho mengakui, awalnya ingin maju, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail bin Yahya. Tetapi lantaran terbentur aturan, wagub memilih tidak melanjutkan niatnya dan meminta Sancho. Kendati Musorprov berakhir deadlock.

Namun ironi, kali ini ada pejabat publik yang mendapat izin dari gubernur. Padahal bertentangan dengan aturan. Seharusnya dalam hal ini, pemerintah daerah dapat bersikap bijak bukan memaksa kehendak yang tidak sesuai aturan perundang-undangan.

“Mekanisme dan aturan inilah yang harus disikapi TPP dalam menyikapi data bacalon, jangan sampai membuat suatu keputusan yang kurang tepat dan Musoorprovlub berakhir deadlock,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Periksa Lima Terduga Tilap Uang Belasan Miliar Koperasi Barut

Baca Juga: Jaring Ikan, Warga Kobar Kalteng Temukan Pistol Revolver

Reporter: AHC 23
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Ini Alasan PSK di Lokalisasi Merong Tolak Didata Dinas Sosial
apahabar.com

Kalteng

Polda Kalteng Musnahkan Sabu Sebanyak 1,3 Kg
Sugianto-Edy

Kalteng

Update Pilkada Kalteng, Unggul di Wilayah DPT Terbanyak, Sugianto-Edy Memimpin
apahabar.com

Kalteng

Tak Peduli Covid-19, Ratusan Warga di Sampit Malah Nyabung Ayam
Ruseni

Kalteng

Ditinggal Ruseni, Ini Plt Kadis Dukcapil Kapuas
DPRD Barut Pastikan PT SEP Tak Miliki Izin Gunakan Jalan Nasional

Kalteng

DPRD Barut Pastikan PT SEP Tak Miliki Izin Gunakan Jalan Nasional
apahabar.com

Kalteng

Bawa Sabu Pemuda di Kapuas Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Dukung Food Estate di Kapuas, Ratusan Alsintan Telah Didatangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com