Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng PDP Kalsel Melonjak Drastis, Dua Pasien Masih Balita




Home Kalteng

Jumat, 14 Februari 2020 - 10:33 WIB

Gandeng Jateng, Kalteng Dalami Khasiat Bajakah

Ahmad Redha - Apahabar.com

 Sekda Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, kepada anggota Komisi IX DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja, Kamis (13/2) kemarin. Foto-Istimewa

Sekda Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, kepada anggota Komisi IX DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja, Kamis (13/2) kemarin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKARAYA – Masih ingat dengan Bajakah?

Tanaman ini viral hasil penelitian pelajar SMAN 2 Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tahun lalu.

Terbaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kalteng masih meneliti khasiat tanaman penyembuh kanker itu.

Mereka menggandeng Balai Besar Pengembangan dan Penelitian Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah.

“Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait klasifikasi tanaman bajakah karena ada sekitar 200 jenis/spesies,” kata Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.

Keinginan Sugianto itu disampaikan oleh Sekda Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, kepada anggota Komisi IX DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja, Kamis (13/2) kemarin.

Baca juga :  Eksploitasi Berlebihan Akar Bajakah Disorot, Warga Tak Bisa Kirim ke Luar Kalteng

Penelitian lebih lanjut dilakukan untuk identifikasi, uji sitotostik in vitro ekstrak dan uji fitokimia beberapa sampel tumbuhan bajakah.

Tetapi proses penelitian dan pengembangan tumbuhan berkhasiat obat ini masih perlu dukungan banyak pihak, khususnya lembaga-lembaga riset lain sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Tak dipungkiri, Kalimantan Tengah, masih banyak sumber daya alam (SDA) hayati yang sebagian memiliki fungsi pengobatan. Sebab hutan di Kalimantan Tengah, memiliki kekayaan biodiversitas yang tinggi, termasuk di dalamnya terdapat tumbuhan hutan yang berkhasiat sebagai obat.

Baca juga :  Kemenag Kalteng Ingatkan CJH Taati Waktu Lempar Jumrah

Pemanfaatan tumbuhan hutan berkhasiat obat (THBO) ini sudah dilakukan masyarakat sejak masa lampau. Salah satunya tumbuhan yang secara tradisional digunakan Suku Dayak untuk pengobatan adalah tumbuhan bajakah tunggal.

Baca Juga: Dari Tenun Pagatan Hingga Akar Bajakah Turut Dipamerkan di JIExpo

Baca Juga: KPH Cantung Temukan Potensi Akar Bajakah di Kotabaru

Repoter: Ahc23
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

Buron Pembunuhan di THM Samarinda Menyerah di Teweh

Kalteng

Buron Pembunuhan di THM Samarinda Menyerah di Teweh
apahabar.com

Kalteng

Tanaman Bajakah Mulai Diburu, Warga Muara Teweh Terima Pesanan dari Cina
apahabar.com

Kalteng

KPK Dalami Perijinan PT BAP di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Perbanyak Beasiswa untuk Tingkatkan SDM
apahabar.com

Kalteng

Gara-Gara Tali Kapal, Penyelam di Barito Tewas Tenggelam
apahabar.com

Kalteng

Takut Dicerai, Istri di Pangkalan Bun Rela Anak Digagahi Suami
apahabar.com

Kalteng

Asah Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol Barut Gelar Lomba Cerdas Cermat
apahabar.com

Kalteng

Tamu Lapas Muara Teweh Coba Seludupkan HP ke Narapidana, Kalapas: Disembunyikan Dalam Rantang Berisi Nasi