Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Gubernur Kalsel Absen, Anggota Dewan Protes

- Apahabar.com Kamis, 13 Februari 2020 - 12:12 WIB

Gubernur Kalsel Absen, Anggota Dewan Protes

 Gubernur Kalsel Sahbirin Noor absen dalam rapat di DPRD Kalsel, Kamis pagi. Sahbirin mengutus Sekda untuk menyampaikan pendapat tentang perubahan rancangan peraturan daerah (Raperda) distribusi jasa umum.Foto-apahabar.com/Rizal

apahabar.com, BANJARMASIN – Absennya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor kembali mengundang protes. Sahbirin absen saat rapat di DPRD Kalsel, Kamis (13/2) pagi.

Ialah anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDIP) DPRD Kalsel, Rosehan Noor Bahri yang melayangkan protes itu.

Menurutnya, kehadiran gubernur amat dibutuhkan untuk menyampaikan pendapat tentang perubahan rancangan peraturan daerah (Raperda) distribusi jasa umum.

“Pimpinan, itu ada penjelasan gubernur. Saya mohon, untuk mengambil keputusan tidak bisa diwakilkan. Menghargai Kami juga Pak,” kata Rosehan saat menginterupsi putusan pimpinan rapat, H Supian HK.

Rosehan bilang jika gubernur berhalangan hadir maka wakilnya lah, yakni Rudy Resnawan, yang berhak mewakilkan. Itu, kata dia, supaya hubungan harmonis antara kepala daerah dengan wakil rakyat tetap terpupuk.

Belakangan, Rosehan mafhum rapat kali ini gubernur berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Sekretaris Darah Kalsel Abdul Haris Makkie.

“Kami, mungkin dalam arti kata mungkin, saya, memaklumi. Tetapi untuk pengambilan keputusan kiranya bapak kepala daerah atau wakil bisa berhadir di tengah-tengah Kita,” sambungnya.

Setelah mendengarkan pendapat anggota Fraksi PDI Perjuangan itu, Supian lantas mengamininya.

“Benar bilang Pak Rosehan, tapi ini bukan mengambil keputusan. Kita mengacu pada pasal 6, yang isinya apabila kepala daerah atau wakilnya tidak bisa hadir untuk menyampaikan pendapat, bisa diwakili oleh Sekretaris Daerah,” tandas Supian HK menjelaskan.

Dalam rapat paripurna kali ini ada dua agenda yang dilaksanakan yakni mendengarkan pendapat gubernur soal perubahan ketiga raperda retribusi jasa umum dan penjelasan komisi soal tiga raperda.

Pertama, Raperda Peternakan Berkelanjutan. Kedua, Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan Danau. Dan yang ketiga Perlindungan Budaya dan Tanah Adat.

Baca Juga: DPRD Kalsel Sebut Air PDAM Surabaya Benar-benar Bisa Diminum

Baca Juga: Merasa Risih, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Tegur Pejabat Samsat Marabahan Saat Rapat

Reporter: Rizal K
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Stok Masker Kosong, Intelkam Polsek Martapura Kota Terus Pantau
apahabar.com

Kalsel

STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong Berikan Subsidi Kuota Internet untuk Mahasiswa
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Anjir Pasar Diduga Berasal dari Percikan Petasan
apahabar.com

Kalsel

Warga Gang 2 Sungai Baru Geger, Pekerja Bangunan Kesetrum di Atap Musala
apahabar.com

Kalsel

Dengan Kemasan Baru, Bartman Hidupkan Kembali Talk Show Baricau
apahabar.com

Kalsel

Dokter Aris Berpulang, Ketua IDI Kalsel Kenang Pengalaman Bersama Almarhum
apahabar.com

Kalsel

Pamit dari DPRD Kalsel, Cuncung Minta Restu Berjuang di Senayan
apahabar.com

Kalsel

Garuda Tambah Frekuensi Penerbangan untuk Harganas XXVI, Simak Jadwalnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com