Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Hendak Jebak Rasulullah, Bagaimana Nasib Abu Jahal?

- Apahabar.com Rabu, 26 Februari 2020 - 05:30 WIB

Hendak Jebak Rasulullah, Bagaimana Nasib Abu Jahal?

Ilustrasi- Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Muslihat selalu ditempuh kafir Makkah selama masa dakwah Rasulullah SAW. Tak terkecuali aksi-aksi makar yang dilakukan Abu Jahal, yang tak lain adalah paman Rasulullah SAW sendiri.

Kisah ini sebagaimana nukilan Syekh Abu Hafsah Umar bin Hasan bahwa Abu Jahal mengumpulkan orang-orang kafir untuk menjebak Rasulullah dalam lubang perangkap. Mereka menggali lubang di depan pintu rumah Abu Jahal. Bagian atasnya disamarkan dengan rumput dan ditaburi pasir tipis.

Baca Juga: 4 Tipe Orang Tua Menurut Kisah Alquran, Anda Termasuk Mana?

Kepada budaknya diperintahkan agar selalu mengawasi lubang tersebut. Dia berpesan bila Muhammad terjerembab ke lubang itu, mereka harus segera menimbunnya dengan pasir.

Beberapa saat kemudian Abu Jahal dikabarkan sakit. Dengan sifat mulianya, Rasul berniat menjenguknya. Namun begitu mendekati rumah tersebut, malaikat Jibril memberitahu bahwa Abu Jahal hanya berpura-pura sakit dengan maksud untuk mencelakakan Rasul. Maka Rasul mengurungkan niat, dan beliau kembali ke rumah.

Rupanya Abu Jahal mengetahui kedatangan Rasul dari bilik rumahnya. Ketika melihat Rasul hendak kembali, Abu Jahal segera melompat dari tempat pembaringannya dan berlari. Saat itulah dia lupa dengan jebakan yang telah dibuatnya. Dia masuk ke lubang yang cukup dalam itu.

Para pengikutnya segera menolong dengan mengulurkan tali ke dalam lubang tersebut. Namun, tali tersebut terlalu pendek, sehingga tak dapat digapai oleh Abu Jahal. Maka tali disambung lagi. Tetapi tetap saja, Abu Jahal tak dapat menjangkaunya. Begitu tali disambung, Abu Jahal semakin dalam terperosok ke lubang itu. Ini terus berulang.

Karena rasa takut yang sangat, Abu Jahal berseru dari dalam lubang, ”Hai kawan-kawan, capat kalian susul Muhammad, dan suruh ia datang ke mari! Aku yakin tidak ada yang bisa menyelamatkanku selain dia.”

Mereka segera melaksanakan perintah Abu Jahal, dan berhasil mengajak Rasul ke tempat tersebut. Rasul berdiri di bibir lubang dan berkata, ”Abu Jahal, pamanku, apabila aku berhasil menyelamatkan paman dari lubang ini, apakah paman bersedia beriman kepada Allah, dan Rasul-Nya?”

Abu Jahal segera menyahut, ”Ya, aku bersedia!” Maka Rasul pun mengulurkan tangannya ke dalam lubang. Dengan kekuasaan Allah, tanpa perantaraan tali, Rasul dapat memegangi tangan Abu Jahal dan kemudian mengangkatnya keluar.

Setelah berhasil keluar dari dalam lubang itu, dia berkata, ”Muhammad, hebat benar sihirmu.” Dan dia ingkar terhadap janjinya. (rep)

Baca Juga: Salat di Atas Perahu, Bagaimana Menghadap Kiblatnya?

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Pria Non-Muslim Temukan Kedamaian Menjaga Masjid
apahabar,com

Hikmah

Amalan-Amalan Bermuatan Sedekah Menurut Rasulullah SAW
apahabar.com

Hikmah

Salat di Atas Perahu, Bagaimana Menghadap Kiblatnya?
apahabar.com

Hikmah

Hikmah Menyampaikan Nasihat dengan Baik
apahabar.com

Hikmah

Umar bin Khattab Tak Bebani Orang yang Penghasilannya Kecil
apahabar.com

Hikmah

Alasan Mengapa Air Bekas Wudu Jangan Dikeringkan Dulu
apahabar.com

Hikmah

Masjid Pusaka Banua Lawas, Simbol Persatuan Muslim-Dayak
apahabar.com

Hikmah

Belajar Wara’ dari Pertemuan Abah Zuki dan Abah Guru Sekumpul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com