Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Hikmah Menyampaikan Nasihat dengan Baik

- Apahabar.com Sabtu, 8 Februari 2020 - 05:15 WIB

Hikmah Menyampaikan Nasihat dengan Baik

Ilustrasi- Foto-Blogspot.com

apahabar.com, JAKARTA – Di antara landasan utama etika berbeda pendapat dalam Islam adalah dialog (jidal) dengan cara yang baik.

Allah berfirman, ”Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik dan bantahlah mereka dengan cara lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS An-Nahl:125).

Dalam ayat tersebut terdapat perbedaan ungkapan antara apa yang dituntut dalam memberi nasihat dan apa yang dituntut dalam membantah. Dalam memberi nasihat kita diminta cukup melakukannya dengan cara yang baik (hasanah). Tapi dalam membantah, kita tidak dibenarkan kecuali dengan cara yang lebih baik (ahsan).

Nasihat ditujukan kepada orang-orang sudah memiliki prinsip yang sama dengan pemberi nasihat. Mereka tidak memerlukan kecuali nasihat yang mengingatkan, memperlembut hati, menjernihkan kekeruhan, dan memperkuat tekad mereka. Sedangkan bantahan ditujukan kepada orang-orang yang menentang.
Seringkali, bantahan ini membuat orang yang tidak sabar, mengeluarkan ungkapan kasar dan emosional. Karena itulah secara bijaksana Alquran memerintahkan kita agar mengambil cara yang lebih baik dalam berdialog dengan orang yang berbeda prinsip agar memberikan hasil yang baik.

Di antara cara berdialog yang baik adalah memilih ungkapan-ungkapan yang lembut dan sejuk. Alquran dalam menghadapi orang-orang Yahudi dan Nasrani menggunakan ungkapan yang menyiratkan makna pendekatan antara mereka dan kaum Muslimin. Keduanya disebut dengan istilah Ahlul Kitab.

Allah juga meminta umatnya untuk tetap menjaga prinsip berdialog yang baik saat berhadapan dengan umat Yahudi maupun Nasrani. ”Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka. Dan katakanlah: Kami telah beriman kepada (Kitab-Kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu, Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Satu, dan kami hanya kepada-Nya berserah diri. (QS Al-Ankabut:46).

Prinsip berdialog yang baik dengan orang musyrik juga diajarkan Allah SWT. Dalam Surat Saba’ ayat 24-25 Allah berfirman, ”Katakanlah: Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi? Katakanlah: Allah, dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata. Katakanlah: Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat.”

Ketika menafsirkan ayat ini, Fathur Razi berkata, ”Ini merupakan bimbingan dari Allah kepada Rasul-Nya dalam melakukan dialog-dialog mengenai ilmu dan lainnya. Sebab, apabila salah seorang yang berdialog berkata kepada mitra dialognya: apa yang kamu katakan adalah keliru, pasti akan menimbulkan kemarahannya. Jika telah timbul kemarahannya maka hilanglah keseimbangan pikirannya dan akhirnya tidak punya selera lagi untuk memahaminya.” (rep)

Baca Juga: Para Ulama yang Mendoakan Imam Syafi’ie dalam Shalat Puluhan Tahun

Baca Juga: Mukmin Harus Jadi Kuat, Begini Hadis Rasulullah

Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Masa Iddah Perempuan dalam Islam, Berikut Perhitungannya

Hikmah

Masa Iddah Perempuan dalam Islam, Berikut Perhitungannya
apahabar.com

Hikmah

Nabi Muhammad Menganjurkan Hemat Air Saat Wudhu
apahabar.com

Hikmah

Proses Penciptaan Manusia Dijelaskan dalam Alquran
apahabar.com

Hikmah

Cerita Angel Lelga yang Diterima Keluarga Setelah 10 Tahun Mualaf
apahabar.com

Hikmah

Rindu Ramadan
apahabar.com

Hikmah

Simak Kisah Perlombaan Sedekah Umar Bin Khattab dan Abu Bakar
apahabar.com

Hikmah

Jangan Tidur Setelah Sahur, Simak Alasannya
apahabar.com

Hikmah

Guru Seman dan Cara Unik Membimbing Murid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com