ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Ekbis

Selasa, 4 Februari 2020 - 14:57 WIB

Hipmi Siap Lahirkan Sentra Ekonomi Desa

Redaksi - apahabar.com

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Hipmi Mardani H Maming di tengah masyarakat. Foto-Istimewa

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Hipmi Mardani H Maming di tengah masyarakat. Foto-Istimewa

apahabar.com, SURABAYA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) siap melahirkan sentra ekonomi pedesaan untuk mendukung pemerintah dalam memajukan pembangunan desa sebagai pilar kemajuan.

“Bagi Hipmi, desa adalah pilar penting ekonomi Indonesia. Jika 74.000 desa di Indonesia maju dan sejahtera, Indonesia akan menjadi bangsa besar. HIPMI siap membantu pemerintah memajukan desa,” kata Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Hipmi, Mardani H Maming di Surabaya, Selasa (04/02).

Maming, dalam keterangan persnya mengatakan, dengan jaringan di seantero Nusantara, Hipmi mempunyai infrastruktur lengkap untuk ikut memajukan desa.

“Saya sendiri asalnya juga orang desa, jadi memahami betul perjuangan warga desa. Bahkan, di kepengurusan Hipmi 2019-2022, Hipmi secara khusus mempunyai wakil ketua umum bidang pembangunan desa. Ini wujud keseriusan Hipmi ikut membangun desa, sesuai visi Presiden Jokowi,” katanya.

Wakil Ketua Bidang Tata Ruang, PU, dan Pembangunan Desa BPP Hipmi, M Ali Affandi menambahkan, pihaknya senang karena pemerintah memberi perhatian lebih pada pembangunan desa.

Alokasi dana desa dari APBN sepanjang 2015-2019 sudah mencapai Rp257 triliun. Kemudian, pada 2019-2024, dana desa ditargetkan menembus Rp 400 triliun. Khusus 2020, dana desa mencapai Rp72 triliun.

Baca juga :  Fitch Pertahankan Rating RI, IHSG Diprediksi Kian Menguat

“Di tengah tantangan perlambatan ekonomi, kucuran dana desa akan menjadi stimulus bagi pergerakan ekonomi rakyat,” ujar Andi, sapaan akrab Ali Affandi.

Andi mengatakan, jangan sampai dana desa kemudian tidak berujung pada program-program efektif untuk menggerakkan ekonomi lokal.

”Misalnya, masih ada segelintir oknum yang menyalahgunakan dana desa. Tentu itu hanya segelintir dari total 74.000 desa,” ujarnya.

Andi memaparkan, sejumlah strategi disiapkan Hipmi untuk ikut memajukan desa. Di antaranya adalah mengoptimalkan efektivitas dana desa.

Hipmi juga bisa mendampingi perangkat desa dalam menyusun program ekonomi yang bisa berdampak besar bagi desa, terutama untuk melahirkan sentra ekonomi baru di desa.

“Kami terbiasa mengoptimalkan sumberdaya terbatas untuk hasil optimal. Low cost, high profit. Kalau konteks dana desa tentu low cost, high impact. HIPMI bisa memetakan potensi desa yang bisa diakselerasi dengan dana desa, atau bermitra dengan anggota Hipmi, agar banyak lahir sentra ekonomi baru yang menyejahterakan warga,” kata Andi yang juga mantan ketua Hipmi Jatim.

Andi berharap, upaya Hipmi ini bisa mengurangi disparitas ekonomi desa-kota, sebab selama ini jumlah penduduk miskin desa jauh lebih besar dibanding perkotaan.

Baca juga :  Jokowi Pastikan Subsidi Gaji Pekerja Cair 2-3 Pekan Ini

Jumlah penduduk miskin di desa 12,85 persen atau 15,15 juta jiwa. Adapun penduduk miskin kota 6,69 persen atau 9,9 juta jiwa.

“Kami juga berharap bisa mengurangi disparitas kualitas SDM antara desa dan kota,” katanya.

Ketua Departemen Kewirausahaan Desa BPP Hipmi M Sirod menjelaskan, Hipmi juga siap berkolaborasi dengan BUMDes untuk mengakselerasi ekonomi dengan sentuhan teknologi dalam bisnis warga desa.

Misalnya, hilirisasi pertanian untuk menciptakan nilai tambah hasil panen rakyat di desa.

“Hilirisasi dengan bantuan teknologi memastikan warga desa memperoleh keuntungan maksimal,” ujarnya.

Hipmi pun siap memberdayakan anak muda desa menjadi pengusaha.
”kami bisa bikin inkubasi bisnis bagi anak-anak muda desa sehingga akan lahir entrepreneur baru berdaya saing dari pelosok Nusantara. Intinya kami siap jalankan program Hipmi Memajukan Desa,” katanya.

Baca Juga: Kantor Bea dan Cukai Dorong Kalsel Lakukan Direct Ekspor Potensi Daerah

Baca Juga: Bahan Bakar Mineral Mendominasi, Ekspor Kalsel Naik 1,92 Persen Per Desember 2019

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

VW Kodok Bertenaga Listrik Pertama di Indonesia
apahabar.com

Ekbis

UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Berikut Daftar Lengkapnya untuk 34 Provinsi
apahabar.com

Ekbis

Bursa Global Turun, IHSG Awal Pekan Diperkiran Ikut Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Rp14.129 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Kalsel Sambut Impor 115 Ribu Ton Bawang Jelang Ramadan
apahabar.com

Ekbis

Mei 2020, Defisit APBN Capai Rp179,6 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Hiswana Kalsel: Perusda Penyalur Elpiji Bukan Solusi
apahabar.com

Ekbis

Hadir di Banjarmasin, The Palace National Jeweler Tawarkan Perhiasan Terlengkap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com