Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Imigrasi Banjarmasin Siap Tangkal WNI Eks ISIS Masuk Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 13 Februari 2020 - 12:45 WIB

Imigrasi Banjarmasin Siap Tangkal WNI Eks ISIS Masuk Kalsel

Ilustrasi. Foto-Liputan6

apahabar.com, BANJARBARU – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin siap tangkal WNI eks Isis masuk Kalsel. Tindakan itu sesuai keputusan Presiden Joko Widodo untuk tidak memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia.

Seperti diketahui, Presiden sendiri menyebut 689 WNI tersebut sebagai ISIS eks WNI.

apahabar.com

Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian, Adityo. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

“Pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan orang-orang yang ada di sana, ISIS eks WNI,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip apahabar.com dari CNN Indonesia, Kamis (13/2).

Menanggapi hal itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin pun mengungkapkan bahwa pada kondisi tertentu hal tersebut dapat diberlakukan.

“Ada beberapa hal yang harus diketahui, dalam kondisi khusus ISIS WNI itu tergantung negara, apa negara mengakui dia WNI atau tidak. Ketika dia eks WNI ada kepastian dia ditolak,” ujar Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian, Adityo kepada apahabar.com, Kamis (13/2) siang.

Setelah data dari ratusan WNI eks ISIS didapatkan, ke depan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak bandara.

“Nanti di bandara akan dicantumkan data dan daftar orang untuk dilakukan penangkalan biar tidak bisa masuk,” ungkapnya.

Menurutnya apabila negara telah menolak, otomatis mereka bukan WNI lagi, dan ia pun setuju terkait keputusan itu.

“Karena jika WNI di luar (negeri) itu sebagai teroris, bisa jadi kewarganegaraannya hilang karena tindakan dia,” terangnya.

Lain halnya jika WNI di luar negeri untuk liburan atau menempuh pendidikan.
“Beda dengan kasus di Wuhan itu WNI dijemput,” jelasnya.

Dalam hal ini, Imigrasi sendiri fokus melaksanakan tugas yang berkaitan dengan hak negara seperti yang tercantum pada pasal 1 tentang hal ihwal lalu lintas orang yang keluar masuk Indonesia.

Baca Juga: Gubernur Kalsel Absen, Anggota Dewan Protes

Baca Juga: Tengok Suami di Banjarmasin, Warga China Malah Tak Bisa Pulang

Baca Juga: PLTU Asam-Asam Unit 5 dan 6 Mandek, Ratusan Pekerja Dirumahkan

Baca Juga: Blangko Membeludak, Calo e-KTP Mengintai di Banjarmasin !

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Gerah, Peserta Pemilu Sengaja Tak Turunkan APK
apahabar.com

Kalsel

Meski Zona Hijau, Gugus Tugas Tetap Awasi Kasus Aktif Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Digelar Serentak 9 Desember, Habib Banua Sebut ‘Pilkada Peti Mati’
apahabar.com

Kalsel

Perangi Giji Buruk, Bulog Kampanyekan Beras Bervitamin
apahabar.com

Kalsel

KPK Ingatkan Pemprov Kalsel, Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan
apahabar.com

Kalsel

3 Hari Tak Ada Kabar, Staf Lion Air di Bandara Syamsudin Noor Ditemukan Membusuk
apahabar.com

Kalsel

Polisi Stop Laporan Anang Rosadi Terhadap Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Diamankan Polisi, 7 Pemuda Mabuk Gaduk Saat Aksi Demo di Banjarmasin Dikonseling
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com