Update 3 April: 2 Kecamatan di Banjarmasin Paling Rentan Covid-19 Jumatan Libur, Hanya Satu Masjid yang Ramai di Kotabaru Token Gratis untuk Warga Kalsel-Teng: Ada Kepanikan, PLN Jangan Pasif! UPDATE Corona 3 April di Kalsel: Banjarbaru Paling Banyak ODP! Optimisme Melawan Covid-19: STIKES Martapura Ciptakan APD




Home Nasional

Rabu, 26 Februari 2020 - 13:11 WIB

Indonesia Aman Corona, Hipmi Dukung Intensif Fiskal Pariwisata

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H Maming. Foto-istimewa

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H Maming. Foto-istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung langkah pemerintah menyelamatkan pariwisata usai wabah virus corona Covis-19 yang melanda dunia.

Sebagaimana diketahui, total ada intensif fiskal senilai Rp 4,7 triliun untuk mendorong arus wisatawan ke Indonesia.

Baca Juga: Heboh Negara Maju, Hipmi: Hati-hati Jebakan Batman

Bermodal dana tersebut, pemerintah akan menyasar turis asing umumnya dari Australia dan Eropa.

Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming (MHM) melihat efek penyebaran corona telah menganggu sektor pariwisata tanah air.

Sebab, corona makin meluas. Dan, kini bukan cuma di China, yakni 39 negara lainnya telah mengonfirmasi adanya kasus COVID-19.

Hipmi melihat jika China menjadi salah satu penyumbang wisatawan terbesar bagi Indonesia.

China sudah menutup keluar masuk akses warganya untuk berpergian. Begitu juga Singapura dan kini Korea Selatan yang sedang berperang melawan virus ini karena lonjakan wabah yang cukup signifikan.

Baca juga :  7 Alumni Natuna Dipulangkan ke Kalsel, Berikut Nama-namanya

“Momen ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin bagi industri pariwisata Indonesia untuk mempromosikan serta menggenjot tempat wisata dan budaya daerahnya, mengingat saat ini Indonesia masih dinyatakan aman dari wabah virus Corna sehingga dapat menarik pelancong akan tujuan alternatif berwisatanya,” ujar MHM dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/2).

MHM melihat pemerintah sudah sangat tepat mengeluarkan intensif di sektor pariwisata itu.

“Ini bukti bahwa Presiden Jokowi sangat memperhatikan industri pariwisata kita. Insentif ini sebaiknya segera di jalankan dan tepat sasaran,” pinta MHM.

Untuk menangkal dampak corona, pemerintah memberikan diskon intensif pesawat domestik sebesar 30 persen per Maret 2020. MHM sangat sepakat adanya intensif itu.

“Hal utama adalah untuk memberikan Insentif bagi maskapi penerbangan, seperti kita ketahui harga tiket domestik kita saat ini cukup tinggi, ini momen untuk harga tiket diberikan diskon sehingga dapat menarik minat wisatawan dalam negeri yang jumlah pasarnya sangat besar sekali,” jelas MHM.

Baca juga :  Polisi Buru Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Medan

“Juga yang tidak kalah penting adalah promosi dan lebih menggalakan event-event pariwisata skala internasional di setiap daerah yang memiliki tempat tujuan wisata yang menarik ” sambung pria yang pernah menjabat sebagai ketua umum asosiasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia ini atau Apkasi ini.

Sebelumnya, Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio berharap berbagai insentif di sektor pariwisata itu mampu mendorong wisatawan mancanegara sebanyak 736 ribu orang.

Baca Juga: MHM: Tak Ada Politik Dinasti di Pilkada Kalsel

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Saksikan Aksi ‘Jackie Chan’ Barabai di Hitam Putih
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Beruntun Terus Melanda Tanah Laut
apahabar.com

Nasional

Pasca Banjir, Warga Sentani Tengah Sulit Air
apahabar.com

Nasional

Mudik 2019 Dinilai Lebih Baik Dibanding Tahun Sebelumnya
apahabar.com

Nasional

Aparat Pengadilan Jaksel Sudah Diperingatkan Sebelum OTT
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sedang Cari Calon Pemimpin Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

WHO Sebut 81 Negara Belum Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Rumah Roboh, Satu Keluarga Sempat Terjebak