Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Jokowi Akan Atur Platform Pers Digital Asing

- Apahabar.com     Sabtu, 8 Februari 2020 - 16:23 WITA

Jokowi Akan Atur Platform Pers Digital Asing

Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di kompleks kantor pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (08/02).Foto-Republika/Febrianto Adi Saputro

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana mengatur regulasi platform digital yang menjajaki dunia pers di Indonesia. Langkah ini disiapkan agar insan pers mendapatkan perlindungan dan proteksi dari negara.

“Platform digital yang aturan regulasinya belum ada sangat menjajaki dunia pers kita,” ujar Jokowi saat acara Pembukaan HPN 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, seperti dilansir apahabar.com dari Republika.co.id, Sabtu (08/02).

Menurutnya persiapan regulasi tersebut akan disiapkan oleh masing-masing pimpinan redaksi kantor berita di Indonesia. Nantinya melalui regulasi tersebut maka pemerintah dapat memungut pajak dari platform digital milik asing.

“Tadi malam saya sudah berbincang-bincang dengan pimpinan redaksi dan meminta disiapkan draf regulasi. Jangan sampai semuanya diambil oleh platform dari luar, pajak tidak bayar, aturan main tidak ada padahal aturan pers kita diatur dengan rigit, dia (platform luar) tidak pakai aturan, dia ambil iklan, sehingga ada capital outflow,” jelasnya.

Jokowi menyebut selama ini belum ada aturan platform digital khusus insan pers. Padahal, saat ini platform digital telah membanjiri ke Indonesia bahkan seluruh negara.

“Nah ini yang sering tidak dihitung (pajak) dan ini segera perlu diatur dan semua negara mengalami hal yang sama mengenai ini. Regulasi belum ada, aturan belum ada,” ucapnya.

Ke depan, pemerintah berupaya mewujudkan Indonesia Maju seperti pembangunan infrastruktur, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), penyerdehanaan regulasi melalui Omnibus Law, reformasi birokrasi, reformasi ekonomi, hilirisasi dan industrilisasi dan pemindahan ibu kota negara.

“Insan pers merupakan pilar demokrasi yang keempat. Kemudian pada pemilu terbesar dan terumit di dunia peran pers sangat besar, mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga situasi bangsa dalam keadaan kondusif,” jelasnya.(Rep)

Baca Juga: Kapok Lantaran Pernah Tak Hadir di HPN, Jokowi: Saya Pergi yang Ngejar Pers

Baca Juga: Resmikan Hutan Pers, Jokowi Tanam Pohon Raksasa di HPN 2020

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gerhana Matahari Cicin Terlihat Sempurna di Simeulue
apahabar.com

Nasional

Minta Negara Sebut Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, SBY : Saya Nggak Yakin BIN Anggap Saya Musuh Negara
apahabar.com

Nasional

Pesawat Militer TNI AU Jatuh di Kampar Riau Timpa Rumah Warga

Nasional

Gara-gara Kunci Kotak Suara, Linmas TPS Tusuk Ketua KPPS

Nasional

JK Mengaku Miliki Hubungan Baik dengan Pimpinan Taliban, Berikut Ceritanya
ITE

Nasional

Ini Pasal Baru UU ITE, Begini Isinya!
apahabar.com

Nasional

Ini 5 Jenis Surat Suara Pemilu 2019
wakaf uang

Nasional

Kembangkan Ekonomi Syariah, Jokowi dan Ma’ruf Amin Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com