Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Jokowi: Pemerintah Terus Perhatikan Kondisi WNI di Diamond Princess

- Apahabar.com     Rabu, 26 Februari 2020 - 18:55 WITA

Jokowi: Pemerintah Terus Perhatikan Kondisi WNI di Diamond Princess

Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (26/02) menyatakan pemerintah terus memperhatikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, Jepang, sembari melancarkan diplomasi kepada otoritas setempat demi kelancaran evakuasi. Foto-Antara/Indra Arief

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah terus memperhatikan kondisi WNI di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, Jepang, sembari melancarkan diplomasi kepada otoritas setempat demi kelancaran evakuasi.

“Pemerintah harus mempertimbangkan banyak aspek untuk mengevakuasi WNI dari kapal pesiar tersebut,” kata Jokowi di Balai Sidang Jakarta dikutip dari Antara, Rabu (26/02)

Beberapa aspek yang dipertimbangkan adalah fakta bahwa wabah Corona atau Covid-19 sudah semakin meluas dan menjadi ancaman serius di Jepang, Korea Selatan, Iran dan Italia. Proses evakuasi juga tetap mempertimbangkan keamanan sebanyak 267 juta jiwa masyarakat Indonesia di Tanah Air.

“Tetap (memperhatikan). Ini masih dalam proses,” ujarnya.

Kepala Negara sudah meminta jajaran Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk mengkalkulasi seluruh aspek sebelum melakukan proses evakuasi.

“Ini sudah menjalar ke banyak negara. Awalnya Tiongkok, kemudian Korea Selatan juga, Jepang, Iran, Italia. Semua keputusan harus hati-hati tidak boleh tergesa-gesa,” ujar Jokowi.

Di kapal Diamond Princess, terdapat total 78 WNI yang menjadi awak kapal. Sembilan di antara puluhan kru tersebut, dinyatakan positif terjangkit Covid-19 dan dirawat di rumah sakit di Jepang. Sedangkan 69 WNI lainnya dinyatakan sehat, menurut keterangan Menkes Terawan Agus Putranto pada Selasa (25/2).

Saat ini, Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah terlebih dahulu mengevakuasi 188 WNI yang menjadi kru kapal pesiar World Dream. Jumlah WNI yang menjadi kru kapal di World Dream lebih banyak dibanding Diamond Princess, dan letak kapal World Dream pun lebih dekat dari Indonesia.

Jokowi mengatakan para ABK World Dream selanjutnya akan dibawa ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu Sejumlah fasilitas observasi kesehatan, kata Jokowi, sudah disiapkan di pulau tersebut.

“Sebaru dipilih karena faktor kesiapan,” ujarnya.

Menurut rencana pemerintah, para WNI dari kapal World Dream akan sampai di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta pada Jumat (28/2).

Setelah tiba di Sebaru, sebanyak 188 WNI dari kapal World Dream itu akan diobservasi selama dua pekan sesuai prosedur kesehatan yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).(Ant)

Baca Juga: Jokowi Sedang Cari Calon Pemimpin Ibu Kota Baru

Baca Juga: Mesir Adakan Pemakaman Militer untuk Husni Mubarak

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

RSD Wisma Atlet Catat 1.292 Pasien Sembuh

Nasional

Presiden Jokowi Siapkan Puluhan Sapi Kurban, Kalsel Juga Kebagian
apahabar.com

Nasional

HUT Polri Ke-73, Ini Harapan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto kepada Polri
apahabar.com

Nasional

Beda Sikap GMNI Banjarmasin Soal Revisi UU KPK
apahabar.com

Nasional

Nahas, Bocah 4 Tahun Tewas Terlindas Pikap Saat Menyeberang
Susilo Bambang Yudhyono

Nasional

Harapan SBY untuk Ekonomi Indonesia
apahabar.com

Nasional

Pelaku Penyerangan Wiranto Dikenal Jago IT
Bercumbu

Nasional

Viral Video ‘Pria-Wanita Bercumbu Tak Bisa Dilepas’, Cek Faktanya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com