VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Jokowi Serahkan 2.576 Sertifikat Tanah di Bireuen Aceh

- Apahabar.com Sabtu, 22 Februari 2020 - 19:21 WIB

Jokowi Serahkan 2.576 Sertifikat Tanah di Bireuen Aceh

Presiden Joko Widodo saat acara penyerahan sebanyak 2.576 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (22/02). Foto-Antara/Dokumentasi Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 2.576 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu.

“Setiap saya pergi ke desa, setiap saya pergi ke kampung, selalu disampaikan soal sengketa tanah. Kenapa itu terjadi? Karena rakyat tidak pegang sertifikat. Tanahnya ada, sertifikatnya enggak ada. Ini konflik sengketa lahan dimulai dari situ,” ujar Jokowi melalui siaran pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/02).

Jokowi mengatakan kepemilikan hak atas tanah wajib dibuktikan dengan sertifikat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria.

Sertifikat yang diserahkan menjadi bukti tertulis untuk mendapatkan pengakuan hukum.

Dalam penyerahan kali ini, sebanyak 1.256 sertifikat diserahkan untuk para penerima dari Kabupaten Bireuen, 600 sertifikat untuk penerima dari Kabupaten Aceh Utara, 600 sertifikat untuk Kota Lhokseumawe, dan 120 sertifikat untuk Kabupaten Bener Meriah.

Jokowi menjelaskan dahulu hanya sekira 500 ribu sertifikat yang dapat diterbitkan tiap tahunnya. Padahal, masyarakat yang belum memiliki sertifikat masih sangat banyak. Akibatnya sengketa-sengketa mengenai kepemilikan tanah kerap terjadi.

“Di seluruh Indonesia ini harusnya yang pegang sertifikat itu ada 126 juta, tetapi di 2015 yang pegang baru 46 juta. Artinya, masih ada 80 juta yang belum pegang sertifikat. Itu kenapa sengketa di mana-mana,” kata dia.

Oleh karena itu, pada 2017, Presiden Jokowi memberikan target sebanyak lima juta sertifikat harus dapat diterbitkan. Setahun setelahnya atau pada 2018, target tersebut meningkat menjadi tujuh juta dan selanjutnya pada 2019 kembali meningkat menjadi sembilan juta sertifikat.

Dengan adanya percepatan penerbitan dan penyerahan sertifikat, Jokowi berharap sengketa-sengketa terkait pertanahan di masyarakat dapat dihindari.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil menyampaikan di Provinsi Aceh diperkirakan terdapat kurang lebih 3,2 juta bidang tanah. Dari jumlah tersebut, baru 1,2 juta bidang tanah yang telah bersertifikat.

“InsyaAllah sesuai petunjuk Bapak (Presiden Jokowi), kita akan upayakan seperti di daerah lain agar seluruh tanah di Aceh akan kita daftarkan paling lambat tahun 2024,” katanya.

Hadir pula dalam acara penyerahan tersebut di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.(Ant)

Baca Juga: Ditagih Soal Perjanjian RI-GAM, Jokowi: Beri Saya Waktu

Baca Juga: Jubir Presiden: Evakuasi WNI dari Yokohama Jepang Segera Dilaksanakan

Baca Juga: Ahli Jelaskan Alasan Obat Malaria Bisa Digunakan untuk Covid-19

Baca Juga: Kewenangan Fatwa Halal oleh Banyak Lembaga akan Rancu

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BNN Sebar Intelijen Pantau Pengguna Narkoba Malam Tahun Baru
apahabar.com

Nasional

Adelia ‘Spiderman’ Cilik Asal Pekalongan Mulai Latihan Panjat Tebing
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan dari 7 Negara Sahabat
apahabar.com

Nasional

Dari Rakerda Hipmi Kalsel, Mardani Tawarkan Investasi dan Dorong Pelaku UMKM
apahabar.com

Nasional

Dijamu Raja Salman, Presiden Jokowi Disuguhi Nasi Mandhi
apahabar.com

Nasional

Peneliti Apresiasi Langkah Cepat Jokowi Evakuasi WNI dari Wuhan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Penurunan Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Terlihat
apahabar.com

Nasional

Sampaikan Pidato Perdana, Jokowi Dinilai Makin Pede
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com