Ungkap Pelanggaran Pilgub Kalteng, Ben-Ujang Minta Buka Kotak Suara Kadinkes Positif, Wali Kota Banjarmasin Kembali Divaksin Covid-19 Esok Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya

Jokowi Yakin Perpindahan Ibu Kota Baru Terlaksana 2024

- Apahabar.com Minggu, 9 Februari 2020 - 16:59 WIB

Jokowi Yakin Perpindahan Ibu Kota Baru Terlaksana 2024

Presiden Joko Widodo bersama dengan "Chief Executive National Capital Authority" Canberra Sally Barnes di Mount Ainslie, Canberra, Australia pada Minggu (09/02). Foto-Antara/Desca Lidya Natalia

apahabar.com, CANBERRA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini perpindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur dapat terlaksana pada 2024.

“Iya sesuai rencana seperti itu, InsyaAllah pindah kita,” kata Jokowi di Mount Ainslie, Canberra, Australia, Minggu (09/02).

Jokowi datang ke “Mount Ainslie” bersama dengan Chief Executive National Capital Authority Canberra Sally Barnes. Keduanya sekitar 15 menit berbincang akrab di bawah guyuran gerimis sambil memandang kota Canberra.

“Mount Ainslie” adalah bukit berketinggian 843 meter di Canberra dan merupakan bagian dari “Canberra Nature Park”. Dari lokasi tersebut pengunjung dapat melihat pemandangan ke pusat kota Canberra.

Jokowi terbang ke Australia untuk mempelajari tata kota Canberra sebagai bahan perbandingan untuk ibu kota baru Indonesia.

“Sudah dimulai lomba desain setahun yang lalu, studinya sudah dimulai lima tahun yang lalu, dan sudah kita memutuskan, sekarang tinggal menunggu UU di DPR. Kalau sudah ada UU tinggal kita lakukan land clearing, lalu kita lakukan pembangunan infrastruktur dasar. Saya kira itu yang akan kita lakukan,” ungkap Jokowi.

Canberra diketetahui termasuk “kota baru” yang khusus didirikan untuk menjadi Ibu Kota Australia. Canberra secara formal dibentuk pada 1913, dua tahun setelah Australian Capital Terrirory (ACT) berdiri.

Canberra pun adalah kota pemerintahan yang menjadi lokasi gedung parlemen, kantor pemerintahan federal, rumah bagi pengadilan tinggi federal, sejumlah monumen, galeri nasional, perpustakaan nasional serta kantor kedutaan besar negara sahabat termasuk Indonesia.

Rencananya pada 2024 ibu kota negara Indonesia sudah pindah ke ibu kota baru yang terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pada 23 Desember 2019 lalu, sudah ditetapkan desain dengan judul “Nagara Rimba Nusa” sebagai Pemenang Pertama Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara. Konsep itu ditawarkan oleh tim Urban+ dengan membawa keseimbangan antara tata kota modern, pembangunan manusia, sifat manusia, dan kelestarian alam.

Kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare ditambah dengan kawasan cadangan sehingga totalnya mencapai 410 ribu hektare dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare.

Nantinya ibu kota baru akan terbagi menjadi sejumlah klaster yaitu klaster pemerintahan seluas 5.600 hektare, klaster kesehatan, klaster pendidikan serta klaster riset dan teknologi.

Jokowi menargetkan pembentukan Badan Otorita Ibu Kota paling lambat Januari 2020.

Selanjutnya akan dilakukan pembahasan undang-undang untuk mendukung pendirian ibu kota negara yang masuk dalam omnibus law. Ada 14 UU yang terkait dengan UU Ibu Kota masuk ke dalam omnibus law dan ditargetkan selesai pada April 2020.

Kemudian pada Juni 2020, detail engineering design (DED) sudah rampung karena pada akhir Desember 2019 gagasan besar untuk desain sudah masuk ke hal yang lebih mendetail.

Pemerintah juga sudah meminta tiga tokoh internasional untuk duduk sebagai Dewan Pengarah. Ketiganya adalah Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed Zayed bin Al Nahyan, CEO Softbank Masayoshi Son dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.(Ant)

Baca Juga: Jokowi Dapat Apresiasi Terkait Kontribusinya Menangani Kebakaran Hutan di Australia

Baca Juga: Kunjungan Jokowi ke Canberra Tandai 70 Tahun Indonesia-Australia

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Timur Laut Sumbawa Diguncang Gempa Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Menko PMK Sebut Semangat Omnibus Law Menciptakan Lapangan Kerja
apahabar.com

Nasional

Kondisi Terbaru Pasien Rujukan Suspect Covid-19 di RSUD Ulin
apahabar.com

Nasional

Marinir TNI AL Kirim Satgas Kemanusiaan ke Natuna, Ada Apa?
apahabar.com

Nasional

Pesawat TNI AU yang Bawa 238 WNI dari Natuna Tiba di Lanud Halim
apahabar.com

Nasional

Wiranto: Peran KPI Sentral Merawat Kebhinekaan
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Siap Wujudkan Harapan Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

PSBB Total, Anies Izinkan Ojol Angkut Penumpang di Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com