Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Jubir Presiden: Evakuasi WNI dari Yokohama Jepang Segera Dilaksanakan

- Apahabar.com Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:21 WIB

Jubir Presiden: Evakuasi WNI dari Yokohama Jepang Segera Dilaksanakan

Kapal pesiar Diamond Princess. Foto-Getty Images/Carl Court

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, menyatakan pemerintah akan segera melakukan evakuasi kemanusiaan tahap dua dari Yokohama, Jepang, dalam waktu dekat.

“Evakuasi WNI dilakukan setelah pemerintah menggelar rapat teknis dengan Kementerian/Lembaga terkait di dalam negeri, dan dengan Pemerintah Jepang khususnya di luar negeri,” kata Fadjroel melalui pernyataan resmi di Jakarta, Sabtu (22/02).

Sesuai Instruksi Presiden (Inpers) No.4/2019, evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan akan dikoordinasikan oleh dua Menteri Koordinator (Menko) yakni Menko Politik Hukum dan Keamanan, serta Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Presiden Jokowi, ucap Fadjroel, terus menerima laporan terakhir tentang keadaan WNI di Yokohama Jepang dan memerintahkan semua pihak di dalam negeri untuk mempersiapkan evakuasi kemanusiaan tahap dua dari Yokohama (Jepang) ini sebaik mungkin

“Presiden juga memerintahkan Kemenlu dan KBRI untuk terus memantau dan berkomunikasi dengan 78 WNI serta menyelesaikan semua prosedur evakuasi kemanusiaan tahap dua dari Yokohama (Jepang) ke Indonesia kepada pihak Pemerintah dan otoritas lainnya di Jepang,” ujar dia.

Sesuai informasi dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo, Jepang dan Kemenlu, WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, berjumlah 78 orang. Dari total WNI itu, sebanyak 74 orang dinyatakan sehat, namun empat WNI yang dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19 telah dirawat di rumah sakit di Jepang dengan standar protokol Badan PBB untuk kesehatan dunia (WHO).

“Evakuasi Kemanusiaan dan Gotong Royong Kemanusiaan ini membuktikan bahwa Pemerintah yang dipimpin Presiden Joko Widodo berhasil menumbuhkan perasaan saling percaya (trust) saling bahu membahu bergotong royong dalam menyelesaikan masalah kebangsaan, sosial, dan kemanusiaan bersama-sama,” ujar Fadjroel.

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan evakuasi kemanusiaan tahap pertama atas 238 WNI dari Propinsi Hubei, China, menuju lokasi transit untuk observasi di Natuna, Riau.

“Kemudian sukses juga menjalankan Gotong Royong Kemanusiaan tahap pertama yaitu mengembalikan 238 WNI dari Hubei ditambah 42 penjemput dan sejumlah kru pesawat ke 30 propinsi di Indonesia yang diterima dengan tulus ikhlas di daerahnya masing-masing dan semuanya sehat walafiat,” ujar Fadjroel.(Ant)

Baca Juga: Garuda Siap Evakuasi WNI ke Tanah Air

Baca Juga: Warga Natuna Tolak Evakuasi WNI dari Wuhan, Polda Kepri Kirim 117 Personel

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Damkar Jakarta Selatan Kerahkan 24 Unit Pemadam ke Kejagung
apahabar.com

Nasional

Aparat Pengadilan Jaksel Sudah Diperingatkan Sebelum OTT
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Ruko Elektronik, 3 Penghuni Nyaris Terbakar
apahabar.com

Nasional

Imigrasi Batulicin Deportasi Tujuh TKA

Nasional

Polri Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Berlaku Besok, Penukaran Uang Rp75.000 di Seluruh Bank
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Dipastikan Hadir di Rakerda Hipmi Kalsel
apahabar.com

Nasional

Kapolri dan Panglima TNI Bersinergi Tinjau Gereja 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com