Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Kapal Asing Masuk Kalsel Diperiksa Ketat

- Apahabar.com Sabtu, 15 Februari 2020 - 09:29 WIB

Kapal Asing Masuk Kalsel Diperiksa Ketat

Foto- Ilustrasi kapal pesiar. Foto-istimewa.

apahabar.com, BANJARBARU – Pengawasan terhadap virus corona terus ditingkatkan. Termasuk kapal asing yang ingin bersandar di pelabuhan wilayah Kalimantan Selatan.

Mereka yang datang mendapat pemeriksaan ketat, guna mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui jalur laut.

Terutama seluruh kapal kargo yang dalam kurun waktu 14 hari pernah bersandar di China dipastikan diberi pelayanan berbeda.

“Sebelumnya perlintasan kapal asing biasanya mereka diperkenan kan turun karena mereka diberi tanda masuk kunjungan kru. Waktunya 60 hari artinya mereka bisa masuk ke Indonesia tapi saat ini mereka tidak diperbolehkan,” ujar Kepala Seksi Tehnologi Informasi Keimigrasian, Adityo kepada apahabar.com, Jumat (15/2) sore.

Meski dianggap bertentangan dengan Hak Asasi Manusia, namun karena dalam keadaan tertentu, maka hal tersebut boleh lakukan untuk kepentingan orang banyak.

“Hal ini telah kami sampaikan kepada agen kapal agar mereka tahu pelayanan bagi kapal kargo asing dilakukan berbeda,” lanjutnya.

Lalu bagaimana cara bongkar muat kapal asing di Kalsel?

“Nanti semua kapal kargo asing diperkenankan untuk bongkar muat. Tapi kru nya tidak di perbolehkan untuk turun, kapal boleh dari negara apa saja. Intinya kita melakukan pelayanan setelah karantina kesehatan memberi sinyal aman,” terangnya.

Jadi, kapal cargo asing yang ingin berlabuh di Kalsel akan diperiksa muatan dan awak kapalnya oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP) Banjarmasin. Sebelum petugas Imigrasi bertindak.

Dalam hal ini digunakan bendera kuning sebagai sinyal pemeriksaan. Apabila tidak ditemukan tanda tanda Corona atau bebas dari Corona maka bendera akan diganti dengan kotak-kotak.

“Barulah petugas imigrasi boleh naik melakukan bongkar muat tetapi kru kapal asing tidak diperbolehkan untuk turun,” tutup Adityo.

Seperti diketahui, sesuai edaran Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No 3 Tahun 2020. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin resmi menghentikan sementara bebas visa kunjungan, visa, dan pemberian izin tinggal keadaan terpaksa bagi warga Tiongkok, China.

Baca Juga: KKP Tangkap 3 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna

Baca Juga: Kapal China Terus Memprovokasi, TNI Kerahkan 8 KRI dan Empat F-16 ke Natuna

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kodim 1007/Banjarmasin

Kalsel

Gerak Cepat, Babinsa Kodim 1007/Banjarmasin Suplai Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Disiapkan Hotel, Pejuang Medis Kotabaru Tak Boleh Langsung Pulang
apahabar.com

Kalsel

Nih Pengakuan Lengkap Anak Tiri Pembunuh Istri Muda Kades di HST
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Potensi Karhutla di Kalsel yang Mengakibatkan Kabut Asap
apahabar.com

Kalsel

Cabuli Anak di Bawah Umur, Remaja di Tabalong Ditangkap Polisi
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kampung Tangguh di Tanbu, Kapolda Kalsel Ungkap 5 Strategi Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Percepatan Pembangunan di 12 Desa, Bupati Ansharudin Ingatkan Tertib Administrasi
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Kemungkinan Hujan Siang Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com