Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua Jambret Sipir Wanita, Pemuda asal Kotabaru Nyungsep ke Drainase Karang Intan!

Karena Corona, Penjual Masker di Banjarbaru Ketiban Cuan!

- Apahabar.com Sabtu, 15 Februari 2020 - 20:10 WIB

Karena Corona, Penjual Masker di Banjarbaru Ketiban Cuan!

Karena wabah corona China, sejumlah apotek di Banjarbaru kehabisan stok masker. Foto ilustrasi: Detik.com

apahabar.com, BANJARBARU – Akibat wabah corona, harga jual masker di Banjarbaru melonjak tajam.

“Kami jual satu Rp3 ribu-an biasanya seribu-an saja,” ujar Yani, salah satu pedagang masker di salah satu apotek Pasar Banjarbaru kepada apahabar.com, Sabtu (15/2) sore.

Peningkatan harga yang lebih dari 100 persen ini dikatakannya karena dampak dari hebohnya virus corona.

“Kenaikan harga ini sejak 2 minggu lalu, sejak booming corona,” jelasnya.

Tak tanggung tanggung, harga sekotak masker berisi 50 lembar yang tadinya Rp30 ribu menjadi ratusan ribu.

“Kami jual Rp120 ribu sekotak. Di tempat lain bisa lebih mahal lagi,” ungkapnya.

Kenaikan harga ini pun terjadi secara bertahap. Namun hanya dalam waktu kurang dari dua pekan.

“Naiknya beberapa kali, ada 4 kali ganti harga dari sekotaknya Rp30 ribu, 60 ribu, 80 ribu, dan sekarang 120 ribu. Dan sekarang kami tidak jual per kotak, hanya ecer saja,” tambahnya.

Hal itu dikarenakan stok masker di tokonya hampir habis. Sedangkan stok baru belum tentu ada.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang penjual masker di apotek daerah Balitan Banjarbaru, Kiki.

“Iya harga masker naik, kami ngecer 2 ribuan tapi di tempat lain sampai 3 ribu dari harga sebelumnya cuma seribuan,” ungkapnya.

Ia pun tak lagi menjual masker per kotak karena stok yang sangat sedikit.

“Tidak jual per kotak lagi karena stok nya sedikit. Masker langka sekarang,” candanya.

Dijelaskan Kiki, kenaikan harga masker memang karena adanya virus Corona. Hal ini diketahuinya dari sales masker yang rutin mengantar ke tokonya.

“Iya karena Corona. Info dari pembeli yang biasa beli be-box [kotak] dan salesnya sendiri katanya masker dikirim ke China. Bahkan di distributornya kosong,” pungkasnya.

Baca Juga: Jangan Salah, Begini Cara Pasang Masker  

Baca Juga: Meski Kekurangan Masker, Mahasiswa Kalteng di China dalam Kondisi Sehat

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Semangat Menyatukan, Telkomsel Gelar 17.800 BTS dan Bangun Infrastruktur di Penjuru Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Avtur dan Solar Sumbang Penurunan Impor Migas
apahabar.com

Ekbis

Pengemudi Ojek Daring Keluhkan Sulit Tarik Dana yang Jadi Haknya
apahabar.com

Ekbis

Dampak Covid-19, Pilot Batik Air Ditawarkan Cuti di Luar Tanggungan
apahabar.com

Ekbis

Bulog Jamin Beras Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Ekbis

Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi Covid-19, KPw BI Kalsel Ambil Langkah Strategis
apahabar.com

Ekbis

Kecemasan Terhadap Pandemi Mereda, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Permintaan Besar di Pasar Global, Pemerintah Bidik Peluang Ekspor Pisang Cavendish Jembrana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com